7 September 2008

KEBUTUHAN DAN REKOMENDASI GIZI PADA IBU MENYUSUI

PENDAHULUAN

Tidak diragukan lagi bahwa ASI memang merupakan makanan terbaik untuk bayi. Namun sayangnya penggunaan ASI terus menurun secara drastis. Perilaku tidak menyusui berubah sejalan dengan perubahan pendidikan formal. Pemberian susu botol meningkat dari 5% (Pendidikan Sekolah Dasar ke atas) sampai 56% (perguruan tinggi). Sebaliknya pemberian ASI menurun dari 89% (sekolah dasar) sampai 0% (perguruan tinggi). Pemberian ASI eksklusif cenderung menurun dari 37 % menjadi 30 %, sementara pemberian makanan tambahan tetap tidak cukup.
Banyak faktor yang menyebabkan seorang ibu tidak dapat menyusui bayi. Salah satu ialah karena air susu tidak keluar. Penyebab air susu tidak keluar juga tidak sedikit, mulai dari stres mental sampai ke penyakit fisik termasuk malnutrisi.
Ibu menyusui sesungguhnya tidak perlu diet yang sangat sempurna. Ada beberapa zat gizi yang harus lebih dikonsumsi selama menyusui. Komposisi ASI pada ibu yang kurang banyak mengkonsumsi makanan sebenarya tidak berbeda dengan yang banyak mengkonsumsi makanan tetapi yang berbeda adalah volume ASI itu sendiri. Sebab itu ibu menyusui dianjurkan untuk memperbanyak minum serta cukup beristirahat.
Gizi pada ibu menyusui sangat erat kaitannya dengan produksi air susu, yang sangat dibutuhkan untuk tumbuh kembang bayi. Di Philipina jika ASI tidak keluar secara teratur, ibu menyusui disarankan untuk lebih banyak mengkonsumsi ayam dan pepaya muda yang digodok dengan santan. Ibu juga disarankan memakan sup dari kerang rebus dan diberi jahe. Sementara ibu-ibu di Korea pada umumnya mengkonsumsi sup dari ganggang laut dengan nasi untuk meningkatkan produksi ASI. Imigran spanyol di Amerika mempercayai bahwa bila ibu dibiarkan kedinginan terlalu lama, akan mengurangi pengeluaran ASI. Di Finlandia susu formula tidak populer bagi bayi, hampir semua ibu memberi ASI bagi bayi mereka. Sebagai kesimpulan dapat di kemukakan bahwa pemberian ASI bagi bayi telah meluas dan populer sampai ke Indonesia dimana telah dikenal dengan program ASI eksklusif. Agar tercapai hal tersebut maka ibu menyusui harus mengkonsumsi makanan yang bergizi, beragam dan bervariasi sesuai kebutuhan dan berdasarkan angka kecukupannya.

TINJAUAN PUSTAKA

A. Angka Kecukupan Gizi yang Dianjurkan
Pangan merupakan salah satu kebutuhan pokok yang dibutuhkan tubuh setiap hari dalam jumlah tertentu sebagai sumber energi dan zat-zat gizi. Kekurangan atau kelebihan dalam jangka waktu yang lama akan berakibat buruk terhadap kesehatan. Kebutuhan akan energi dan zat-zat gizi bergantung pada berbagai faktor, seperti umur, gender, berat badan, iklim dan aktivitas fisik. Oleh karena itu perlu disusun angka kecukupan gizi yang dianjurkan yang sesuai untuk rata-rata penduduk yang hidup didaerah tertentu. Angka kecukupan gizi yang dianjurkan digunakan sebagai standar guna mencapai status gizi optimal bagi penduduk.
Angka Kecukupan Gizi yang dianjurkan (AKG) atau Recommended Dietary Allowences (RDA) adalah taraf konsumsi zat-zat gizi esensial, yang berdasarkan pengetahuan ilmiah dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan hampir semua orang sehat. Angka kecukupan gizi berbeda dengan kebutuhan gizi (dietary requirements). Angka kebutuhan gizi adalah banyaknya zat-zat gizi minimal yang dibutuhkan seseorang untuk mempertahankan status gizi adekuat.

B. FISIOLOGI ASI
B.1. Pengertian
Kelenjar susu tersusun atas dua macam jaringan, yaitu jaringan kelenjar (glandular tissue, atau parenkim), dan penopang (supporting tissue atau stroma). Jaringan kelenjar berisi banyak sekali kantong alveolus yang dikelilingi oleh jaringan epitel otot yang bersifat kontraktif. Bagian dalam alveolus dilapisi oleh selapis epitel. Susu dibentuk pada epitel kelenjar ini. Persiapan untuk berproduksi berlangsung selama kehamilan sehingga memperbesar sampai 2-3 kali ukuran normal.
Air susu terbentuk melalui dua fase, yaitu fase sekresi dan pengaliran. Pada bagian pertama, susu di sekresi oleh sel kelenjar kedalam lumen alveoli. Pada tikus proses ini diawasi oleh hormon prolaktin dan ACTH. Kedua hormon ini mempengaruhi perkembangan kelenjar mamme. Pada fase kedua air susu dihasilkan oleh kelenjar dilairkan ke puting susu, setelah sebelumnya terkumpul dalam sinus. Selama kehamilan berlangsung laktogenesis kemungkinan besar terkunci oleh pengaruh progesteron pada sel kelenjar. Seusai partus kadar hormon ini menyusut drastis memberi kesempatan prolaktin untuk bereaksi sehingga mengimbas ke laktogenesis.
Refleksi yang berpengaruh terhadap kelancaran laktasi adalah refleksi yang terjadi pada ibu (yaitu refleksi prolaktin dan refleksi oksitosin) dan relaks yang terjadi pada bayi (yaitu mencari puting susu, mengisap dan menelan).
ü Refleksi Prolaktin
Ketika bayi menyusu, ujung saraf sensori yang terdapat pada papila mammae terangsang. Impuls dibawa oleh serabut aferen ke hipotalamus didasar otot, yang akan memacu pars anterior hipose untuk mengeluarkan prolaktin ke dalam darah. Prolaktin memacu sel kelenjar untuk menyekresi air susu. Jadi makin sering menyusu makin banyak prolaktin dilepas sehingga makin banyak air susu yang diproduksi oleh kelenjar.
ü Refleksi Oksitosin
Ransangan yang ditimbulkan bayi waktu menyusu diantar sampai ke pars posterior hipofise yang akan melepas hormon oksitosin ke darah. Oksitosin ini akan memacu sel-sel mioepitel yang mengelilingi aveoli dan duktuli berkontraksi sehingga memeras air susu dari aveoli, duktuli sinus menuju papilla mammae. Keluarnya air susu karena kontraksi mioeptel tersebut disebut ” let down feflex’. Oksitosin juga mempengaruhi dinding uterus (miometrium) berkontraksi sehingga mempercepat keluarnya plasenta dan lokia sehingga mengurangi perdarahan. Rasa khawatir dan sedih akan menghambat refleks tersebut juga rasa sakit.
ü Refleks mencari puting susu
Bila bayi disentuh pipinya dengan sendirinya ia akan menoleh kearah sentuhan. Bila bibir dirangsang atau disentuh ia akan membuka mulut dan berusaha mencari puting untuk menyusu. Keadaan ini disebut ”rooting reflex”.
ü Refleksi menghisap
Refleks menghisap mulai ada sesuatu yang merangsang langit-langit belakang (pallatum durum) bayi. Untuk dapat merangsang langit-langit bagian belakang, maka areola mammae harus dapat seluruhnya tertangkap oleh mulut bayi. Dengan demikian areola dan papilla akan tertekan gusi, lidah serta langit-langit bayi. Sehingga sinus laktiferus yang ada di bawah areola mammae tertekan. Akibatnya air susu diperas keluar ke mulut bayi.

C. Makanan Ibu Menyusui
Pemberian ASI sangat penting karena ASI merupakan makanan utama bayi. Dengan ASI bayi akan tumbuh sempurna sebagai manusia yang sehat, bersifat lemah lembut dan mempunyai IQ yang tinggi. Hal ini disebabkan karena ASI mengandung asam dokosa heksaeniod (DHA). Bayi yang diberi ASI secara bermakna akan mempunyai IQ yang lebih tinggi daripada yang mendapat susu bubuk. Bayi yang diberi ASI akan mendapat kasih sayang dari ibu karena dekapan ibu, maka ikatan antara ibu dan bayi menjadi erat. Kesatuan ikatan antara ibu dan bayi akan menyebabkan emosi ibu menjadi baik. Emosi ibu yang baik akan meningkatkan pengeluaran hormon oksitosin akan merangsang kelenjar-kelenjar pada buah dada untuk berkontraksi mengeluarkan ASI. Selama menyusui ibu memproduksi sekitar ± 800 cc air susu yang mengandung ± 600 Kkal. Karena itu ibu menyusui membutuhkan tambahan ± 800 Kkal yaitu ± 600 Kkal untuk produksi ASI dan 200 Kkal untuk aktivitas ibu selama menyusui. Karena itu kebutuhan ibu menyusui ± 2.200 Kkal untuk kebutuhan normal, ditambah dengan 800 Kkal sehingga keseluruhan menjadi 3.000 Kkal sehari.
Tambahan gizi lain dalam sehari bagi ibu menyusui adalah protein sebanyak 50 gram, kalsium 0,5 – 1 gram, zat besi 20 mg, vitamin C 100 mg, vitamin B1 1,3 mg, vitamin B2 1,3 mg, dan air ± 8 gelas sehari. Disamping itu pada ibu menyusui dianjurkan makanan makanan yang mengandung asam lemak omega 3. asam lemak omega 3 banyak terdapat pada ikan laut seperti kakap, tongkol dan lemuru. Asam lemak omega 3 akan dirubah menjadi DHA, zat ini akan dikeluarkan melalui ASI. Kalsium terdapat susu, keju, teri, kacang-kacangan, dan sebagainya. Zat besi terdapat pada datging, hati, golongan sea food, dan bayam. Zn (zink) banyak teradapat pada sea food. Vitamin C terdapat dalam buah-buahan yang memiliki rasa kecut dan asam seperti jeruk, sirsak, apel, tomat. Vitamin B1 dan B2 terdapat pada beras, kacang-kacangan, hati, telur, ikan dan sebagainya.

D. Prinsip Gizi pada Ibu Menyusui
Kualitas dan jumlah makanan yang dikonsumsi ibu sangat berpengaruh pada jumlah ASI yang dihasilkan , ibu menyusui disarankan memperoleh tambahan zat makanan 800 Kkal yang digunakan untuk memproduksi ASI dan untuk aktivitas ibu itu sendiri. Kebutuhan gizi selama laktasi didasarkan pada kandungan gizi air susu ibu dan jumlah gizi penghasil susu.

E. Kebutuhan Gizi Ibu Menyusui
Kalori. Ibu menyusui membutuhkan sekitar 500 kalori per hari untuk menghasilkan air susu bagi kebutuhan bayinya. Untuk mengetahui terpenuhinya kebutuhan kalori dengan cara menimbang berat badan, apabila terjadi penurunan lebih dari 0,9 kg per minggu setelah minggu pertama menyusui, berarti kebutuhan kalori tidak tercukupi, sehingga akan mengganggu produksi air susu.

Protein. Ibu menyusui membutuhkan tiga porsi protein per hari selama menyusui, protein sangat diperlukan untuk meningkatkan produksi air susu. Ibu memerlukan tambahan 20 gram protein diatas kebutuhan normal ketika menyusui. Jumlah ini hanya 16% dari tambahan 500 kal yang diajurkan.

Vitamin C. Karena bayi tidak dapat memperoleh kebutuhan vitamin C selain dari air susu ibu, maka ibu menyusui perlu makan dua porsi makanan segar yang mengandung vitamin C per hari, untuk menjamin bahwa air susu merupakan sumber vitamin C bagi bayinya.
Kalsium. Selama menyusui kebutuhan kalsium akan meningkat satu porsi sehari, melebihi kebutuhan selama kehamilan, dengan total lima porsi sehari.

Zat Besi. Ibu menyusui memerlukan pergantian simpanan darah yang hilang setelah melahirkan, dan untuk keperluan bayi. Untuk itu selama menyusui makanlah makanan yang kaya akan zat besi setiap hari. Karena tidak mungkin didapatkan hanya dari makanan, maka ibu menyusui perlu mendapatkan suplemen zat besi sedikitnya 30-60 mg per hari.

Lemak. Lemak merupakan komponen penting dalam air susu, sebagian kalori yang dikandungnya berasal dari lemak. Lemak bermanfaat untuk pertumbuhan bayi. Kebutuhan lemak berkaitan dengan berat badan, apabila berat badan ibu menyusui turun, maka tingkatkan asupan lemak sampai empat porsi sehari.

Cairan. Pertimbangan gizi lain selama menyusui adalah asupan cairan. Dianjurkan bahwa ibu yang menyusui minum 2-3 liter cairan per hari, lebih baik dalam bentuk air putih, susu dan jus buah bukan minuman ringan, sirup, dan minuman mengandung kafein. Biasanya ibu sangat dianjurkan untuk minum satu gelas setiap kali menyusui. Rasa haus adalah indikator baik tentang kebutuhan cairan, kecuali ibu hidup di lingkungan kering atau melakukan latihan fisik di cuaca panas. Cairan yang dikonsumsi berlebihan dalam keadaan haus tidak meningkatkan volume susu.

Garam. Untuk pembentukan air susu gunakan garam dalam jumlah secukupnya, penambahan garam meja agak dikurangi. Garam yang digunakan harus mengandung iodium, karena iodium sangat dibutuhkan oleh bayi. Hindari makanan olahan, dan makanan cepat saji dalam jumlah yang banyak, karena makanan tersebut mengandung garam lebih banyak dari yang dibutuhkan.

Vitamin dan Mineral. Kebutuhan vitamin dan mineral selama menyusui lebih tinggi daripada selama hamil. Zat gizi yang paling mungkin dikonsumsi dalam jumlah yang tidak adekuat oleh ibu menyusui adalah kalsium, magnesium, zink, vitamin B6 dan folat. Multivitamin dan suplemen mineral tidak dianjurkan untuk menggunaan rutin. Namun suplemen khusus dapat diindikasikan ketika asupan ibu tidak adekuat, misalnya:
Multivitamin seimbang dan suplemen mineral diperlukan ibu yang mengkonsumsi makanan kurang dari 1800 kal/ hari.

Suplemen kalsium diindikasikan untuk ibu yang intoleran laktosa atau yang tidak mengkonsumsi susu cukup dan makanan kaya kalsium lainnya.
Suplemen vitamin D mungkin perlu untuk ibu yang menghindari makanan yang diperkaya vitamin D (misal susu, sereal) dan sedikit terpajan pada matahari.
Suplemen viatmin B12 perlu untuk vegetarian ketat bila mereka tidak mengkonsumsi produk tanaman diperkaya vitamin B12 secara teratur.Suplemen zat besi mungkin diperlukan untuk mengganti defisit zat besi selama hamil dan kehilangan darah selama melahirkan
DAFTAR PUSTAKA

1. Almatsier, S. (2003). Prinsip Dasar Ilmu Gizi. Gramedia Pustaka Utama, Jakarta.
2. Depkes RI. (1996). 13 Pesan dasar Gizi Seimbang. Depkes RI, Jakarta.
3. Depkessos (2000). Gizi Seimbang Menuju Hidup Sehat Bagi Ibu Hamil dan Ibu Menyusui.
Direktorat Gizi Masyarakat, Jakarta.
4. Arisman, M.B. (2004). Gizi Dalam Daur Kehidupan, EGC, Jakarta.
5. Paath, E.F., Rumdasih, Y., Heryati (2004). Gizi Dalam Kesehatan Reproduksi, EGC,
Jakarta.
6. Sediaoetama, A.D. (2000). Ilmu Gizi Untuk Mahasiswa dan Profesi. Dian Rakyat, Jakarta.
7. Suhardjo. (1989). Pemberian Makanan Pada Bayi dan Anak, Petunjuk Laboratorium.
Depdikbud, Bogor.
8. Wiryo, H. (2002). Peningkatan Gizi Bayi, Anak, Ibu Hamil, dan Menyusui Dengan Bahan
Makanan Lokal. Sagung Seto, Jakarta.

Cara Praktis menghitung kebutuhan kalori sehari

1. mengetahui Tinggi badan (TB), misalnya TB = 170cm
2. mengetahui berat badan (BB), misalnya BB = 80 kg
3. mengetahui berat badan ideal (BBI), BBI = (TB – 100) – 10%
Bila pendek :
Pria TB kurang dari 160 cm, wanita kurang dari 150 cm tak perlu dikurangi 10%.
Jadi bila TB 170 cm, BB = (170 – 100) – 10% = 63 kg
4. mengetahui BB normal (BBN), BBN = BB Ideal ± 10%
= 63 kg ± 10%, jadi 56,7 kg – 69,3 kg
5. mengetahui berapa kebutuhan kalori per kg BB ideal
Dengan mengetahui status gizi (normal, kurus atau gemuk) dan aktivitas.
6. kebutuhan kalori sehari : BB ideal x kebutuhan kalori per kg BB ideal
Misalnya aktivitas ringan dengan BB gemuk maka kebutuhan kalori per kg BB ideal
adalah = 25 kalori. Jadi kebutuhan kalori = 63 x 25 kalori = 1575 ----- 1500 kalori.

FUNGSI KOMUNIKASI

PENDAHULUAN

Fungsi komunikasi di dalam masyarakat amatlah banyak, akan tetepi pada umumnya dinilai penting antra lain.adalah fungsi pengawasan . Bagi masyarakat, fungsi ini antara lain adanya bahaya atau bencana alam seperti gempa bumi, banjir, gunung meletus . komunikasi massa juga dapat dimanfaatkan dalam pemberian penyuluhan, tapi pada kenyataan yang ada komunikasi seperti ini banyak dilakukan oleh pemegag kekuasan dalam rangka memonitor gejolak atau aktifitas masyarakat, sehingga lebih lanjut dapat mengatur strategi yang sebaiknya di ambil untuk mengendalikan mereka. Sebaliknya, komunikasi juga dapat menembah keyakinan kelompok- kelompok masyarakat untuk semakin yakin atas gerakan- gerakan yang diambil dan bergabung dengan kelompok lainnya.
Yang juga tidak boleh dilupakan adalah bahwa fungsi komunikasi, dapat juga negatif. Misalnya saja dapa menimbulkan kegelisahan masyarakat karena adanya ancaman perang. Srmakin tidak terkendalinya harga-harga bahan pangan, atau bahkan semakin menghilangnya bahan-bahan pangan dari peredaran, dan sejanisnya. Sementara itu, fungsi interprestasi dan preskripsi juga tak kalah pentingnya, terutama menyangkut berita-berita tentang kejadian yang dapat menimbulkan dampak negatif yang membahayakan masyarakat.

Komunikasi merupakan aspek yang sangat penting dalam kehidupan. Manusia dalam kaitannya dengan hubungan antar manusia. Bila di suatu tempat terdapat dua manusia atau lebih, dapat dipastikan terjadi komunikasi manusia.
Semua orang perlu berkomunikasi, karena perlu menyampaikan ”sesuatu”, perlu menyampaikan pikiran atau perasaan yang diinginkan/ ingin disampaikan oleh satu pihak kepada orang lain.

FUNGSI KOMUNIKASI MASSA

Dalam kajian ilmu komunikasi banyak ahli mengemukakan pendapatnya tentang fungsi-fungsi komunikasi. Dari berbagai pendapat yang berkembang, banyaknya media masa baik koran, tv, radio dan sebagainya membuat kita sekaligus memudahkan kita untuk berkomunikasi tentang dunia luar, dan apa yang terjadi pada hari ini, atau kemarin, bahkan yang akan datang.
Sesungguhnya banyak ahli yang mengungkapkan fungsi komunikasi dengan versinya masing- masing. Memang adakalanya terdapat bidang- bidang bahasa yang mirip atau relatif sama, akan tetapi banyak pula bidang-bidang yang berbeda dan jauh lebih luas. Untuk lebih memperkaya pengetahuan, sudah tentu sangat baik apabila dikemukakan juga pendapat seorang tokoh yang sangat terkenal dibidangnyayang bukunya telah diterjemahkan ke dalam dua belas bahasa (12) dan tersebar di berbagai belahan dunia. Siapa lagi kalau bukan Joseph De Vito
De Vito juga mengatakan, bahwa popularitas dan pengaruh yang merasuk dari media mssahanya dapat dipertahankan apabila mereka menjalankan beragam fungsi yang paling penting dalam bahasanya adalah sebagai berikut :

(1) Fungsi menghibur
De Vito menyebutkan, bahwa media mendisain program- program mereka untuk menghibur khalayak. Tentu saja, sebenarnya, mereka memberi hiburan itu untuk mendapatkan perhatian dari khalayak sebanyak mungkin, sehingga mereka dapat menjual hal ini kepada para pengiklan. Inilah sebab utama adanya komunikasi masa. Dalam masyarakat dimana negara membantu kehidupan media atau dimana periklanan dilarang untuk dilakukan dibanyak macam media, prosesnya berbeda. Tetapi diamerika serikat dan dikebanyakan negara demokrasi lainnya, jika media tidak memberi hiburan, mereka tidak akan hidup lama dan dengan cepat akan tersingkir dari arena. Menurut Sean MacBride, ketua komisi masalah-masalah komunikasi UNESCO (1980) meyebutkan bahwa fungsi menghibur; media masa telah menyita banyak waktu luang untuk semua golongan usia dengan difungsikannya sebagai alat hiburan dalam rumah tangga. Sifat estetika yang dituangkan dalam bentik lagu, lirik, dan bunyi maupun gambar dan bahasa, membawah orang pada situasi menikmati hiburan seperti halnya dengan kebutuhan pokok lainnya.

(2) Fungsi mempengaruhi
Meskipun fungsi media yang paling jelas adalah menghibur, namun fungsinya yang terpenting adalah mempengaruhi (to persuade). Persuasi dapat datang dalam banyak bentuk, misalnya:
ü Mengukuhkan atau memperkuat sikap percaya, atau nilai seseorang,
ü Mengubah sikap, kepercayaan seseorang,
ü Menggerakkan seseorang untuk melakukan sesuatu,
ü Memperkenalkan etika, atau menawarkan sistem nilai tertentu.

a) Mengukuhkan sikap
Menurut De Vito, adalah sukar bagi satu pihak untuk mengubah orang dari satu sikap ke sikap yang lain. Dan media, dengan semua sumber daya dan kekuatan yang ada pada mereka, tidak terkecuali. Lebih sering media mengukuhkan, atau membuat kepercayaan, sikap, nilai, dan opini kita menjadi lebih kuat. Kaum demokrat akan memaparkan diri mereka dalam persuasi yang demokratis dan akan menghasilkan pengukuhan dari pengalaman ini. Demikian pula orang yang religius akan mendengarkan pesan-pesan yang sesuai dengan keyakinan mereka dan akan menjadi kuat dalam meyakini kepercayaan mereka. Bahkan komunikasi yang kita kira mengubah sikap seringkali hanya merupakan pengukuhan dan sikap yang sudah ada. De Vito memberikan contoh tentang hal ini sebagai berikut:
Serial“All in the Family” telah lama dianggap mengubah sikap terhadap prasangka dan stereotype. Keseluruhan program ini dianggap sebagai sindiran terhadap prasangka. Archie (salah satu took dalam program ini) misalnya, dianggap mewakili orang idiot yang selalu diremehkan oleh anak dan menantunya. Tetapi penelitian menunjukan bahwa program ini lebih bersifat mengukuhkan ketimbang mengurangi prasangka etnis dan rasial. “Data”, kata niel Vidmar dan Milton Rokeach (1974), tampaknya mendukung mereka yang berpendapat bahwa program ini mengeksploitasi atau mendukung sikap fanatic.

b) Mengubah sikap
Media akan mengubah sementara orang yang tidak memihak dalam satu masalah tertentu. Jadi, mereka yang terjepit diantara orang Republik dan Demokrat (diAmerika) akhirnya akan tersesat kesalah satu pihak akibat pengaruh pesan-pesan media. Media juga banyak menghasilkan perubahan yang kita anggap sepele. Sebagai contoh, perubahan pada perilaku membeli kertas tisu, mungkin sangat dipengaruh oleh media. Akan tetapi De Vito menegaskan pula bahwa, preferensi politik, sikap religius, dan komitmen sosial, khususnya yang sangat kita yakini, tidak mudah diubah.

c) Menggerakkan
Dari sudut pandang pengiklan, fungsi terpenting dari media adalah menggerakkan (activating) para konsumen untuk mengambil tindakan. Media berusaha mengajak para pemirsa atau pembaca untuk membeli roti merk tertentu, menggunakan silet merk tertentu, dan memilih barang merk tertentu disbanding merk yang lain. Setelah suatu sikap dibentuk atau suatu pola perilaku dimantapkan, media berfungsi menyalurkan, mengendalikannya kearah tertentu. Sebagai contoh, setelah pola membayar $ 60 untuk sepotong celana jeans dimantapkan, media dapat mengarahkan perilaku ini dengan mudah ke merk Guess, Calvin Klein Sasson, atau merk apapunyang berharga mahal. Lebih baik lagi jika label harga nampak jelas.

d) Menawarkan etika atau system nilai tertentu
Fungsi persuasif lainya adalah mengetikakan (ethicizing). Dengan mengungkapkan secara terbuka adanya penyimpanan tertentu dari suatu norma yang berlaku (misalnya, skandal jim Brakker), media merangsang masyarakat untuk mengubah situasi. Mereka menyajikan etik kolektif kepada pemirsa atau pembaca. Sebagai contoh, tanpa dipublikasikannya skandal Watergate, tidaklah mungkin muncul tuntutan masyarakat yang akhirnya menjatuhkan pemerintah Richard Nixon. Ditulis 20 tahun sebelum skandal Watergate. Lazarsfeld dan Merton (1951) menyatakan;
Dalam masyarakat, fungsi pemaparan terbuka ini dilembagakan dalam komunikasi media massa; pers,radio,dan televise memaparkan penyimpanan dari opini public secara cukup terbuka, dan akibatnya, pemaparan ini menggerakan masyarakat untuk bertindak menentang apa yang secara pribadi dapat ditoleransi. Media massa dapat, misalnya, menggungkapkan ketegangan akibat diskriminasi rasial dengan menarik perhatian masyarakat atas praktik-pratik yang bertentangan dengan norma-norma non-diskriminasi. Adakalahnya, media dapat mengorganisasikan kegiatan-kegiatan terbuka menjadi suatu “perang suci”.

(3) Fungsi penyampain informasi
Menurut De Vito, sebagian besar informasi, kita dapatkan bukan dari sekolah, melainkan dari media. Kita belajar musik, politik, seni, flim, sosiologi, psikologi, ekonomi, dan masih banyak lagi subjek lainnya dari media. Kita juga mnggenal tempat-tempat lain dan massa-massa lain dari flim, di samping juga dari buku sejarah. Salah satu cara mndidik (atau mempersuasi) dlah melalui pengajaran nilai-nilai, opini, serta aturan-aturan yang dianggap benar kepada pemirsa atau pembaca. Artinya, ebagian dari fungsi edukasi media diarahkan untuk membuat khalayak tersosialisasi. Mereka melakukannya dalam drama, cerita, diskusi, artikel, komik, dan iklan-iklan. Dalam semua situasi ini, nilai-nilai masyarakat diungkapkan secara tidak dikatakan. Maksudnya begini, kita diajari bagaimana berpakaian yang pantas untuk berbagai macam kesempatan, apa artinya menjadi warga negara yang baik, apa makanan yang layak, bagaimana menyelenggarakan diskusi atau percakapan, bagaimana berkomunikasi dengan orang yang berlainan bangsa atau suku, bagaimana berperilaku di tempat asing, dan lain sebagainya.

Informasi perlu disampaikan kepada warga masyarakat karena kenyataan menunjukan bahwa;
a)Manusia hanya dapat maju dan berkembang apabila dia mengetahui nilai-nilai yang perlu dicapai.
b) Tidak semua orang mempunyai pengetahuan yang sama mengenai nilai-nilai yang sudah berhasil dicapai, mengenai sarana-sarana yang harus dipakai dan bahaya-bahaya yang harus disingkiri.
c)Setiap orang mempunyai hak asasi untuk mendapat informasi yang berguna bagi kehidupannya.
Organisasi umat manusia akan berjalan pincang apabila dalam sistem sosialnya tidak didirikan tempat-tempat sumber informasi untuk menyiarkan apa yang berguna bagi kehidupan bersama, tidak hanya hal-hal yang menyangkut kepentingan jasmani, tetapi juga hal-hal yang menyakut rohani yang tidak kurang pentingnya bagi manusia.
Menurut Sean MacBride, ketua komisi masalah-masalah komunikasi UNESCO (1980) menyimpulkan bahwa fungsi informasi, yakni kegiatan untuk mengumpulkan, menyimpan data, fakta dan pesan, opini dan komentar, sehingga orang bisa mengetahui keadaan yang terjadi diluar dirinya, apakah itu dalam lingkungan daerah, nasional atau internasional.

(4) Fungsi mendidik
Baik secara langsung maupun tidak langsung, komunikasi berfungsi memberikan bimbingan-bimbingan bagi masyarakat, amanat yang bernilai tinggi dapat menimbulkan gairah kerja, menghidupkan semangat yang telah padam. Warga masyarakat yang menyimpang dari pola-pola kelakuan yang benar dapat dikembalikan kejalan yang benar. Misalnya, kaum petani yang tidak tau bagaimana mengunakan pupuk menurut resep yang tepat untuk menyuburkan tanaman akan merasa menemukan petunjuk yang dicari.
Bimbingan disampaikan lewat pesan (amanat) yang sifatnya menuntun, menyutujui, menolak, mencela, menegur, mendukung atau menentang, mengajak atau menganjurkan, memberi petunjuk mengenai prioritas tertentu diantara sekian banyak tindakan yang harus dilaksanakan.
Menurut Sean MacBride, mengatakan bahwa fungsi mendidik, yakni membuka kesempatan untuk memperoleh pendidikan secara luas, baik untuk pendidikan formal disekolah maupun untuk diluar sekolah. Juga meningkatkan kualitas penyajian materi yang baik, menarik dan mengesankan.

KESIMPULAN

Fungsi adalah potensi yang dapat digunakan untuk memenuhi tujuan-tujuan tertentu. Komunikasi sebagai ilmu, seni, dan lapangan kerja sudah tentu memiliki fungsi yang dapat dimanfaatkan oleh mannusia dalam memenuhi kebutuhannya.
Komunikasi berfungsi untuk menyebarluaskan informasi, meratakan pendidikan, merangsang pertumbuhan ekonomi, dan menciptakan kegembiraan dalam hidup seseorang. Tetapi dengan perkembangan teknologi komunikasi yang begitu cepat terutama dalam bidang penyiaran dan media pandang dengan (audiovisual), menyebabkan fungsi media masa telah mengalami banyak perubahan.

TEKNIK BERKOMUNIKASI

1. PENDAHULUAN
Sepanjang waktu kita sernua melakukan komunikasi. Tidak ada untuk menghentikan proses komunikasi. Proses itu saja terjadi di kala kita menghendakinya; bahkan ada mengatakan di waktu kita sendirianpun kita berkomunikasi diri kita sendiri.
Komunikasii adalah suatu tingkah laku perbuatan atau kegiatan penyampaian atau pengoperan lambang‑lambang yang mengandung, makna atau arti. Atau perbuatan penyampaian gagasan atau informasi dari seseorang kepada orang lain. Atau pemindahan atau penyampaian informasi mengenai pikiran dan perasaan­ perasaan.
Jika perhatikan pengertian komunikasi di atas maka dan berpikir merupakan dasar dalam komunikasi,sebab setiap komunikasi yang bertujuan bermula dari suatu pikiran dan ide.

2. INFORMASI

a. Sifat‑sifat informasi
Untuk dapat menyajikan informasi yang terpilih maka harus diketahui sifat‑sifat informasi. Sifat‑sifat informasi adalah sebagai berikut:

1) Informasi yang relevan dan yang tidak relevan. yang dimaksud.
2) Informasi dapat berguna dan kurang berharga i
3) Informasi dapat tepat waktunya dapat pul tidak tepat waktunya.
4) Informasi dapat valid da‑n dapat tidak valid


b. Faedah informasi
Setiap orang dalam setiap saat akan mengambil ke­putusan untuk mengambil keputusan yang tepat memerlukan Informasi yang relevan, berguna, tepat dan benar. Dengan demikian informasi merupakan bahan baku untuk mengambil keputusan. Pengambil­an keputusan oleh seseorang tanpa informasi yang relevan, berguna, tepat dan benar berarti seseorang mempertaruhkan dana yang dipercayakan kepadanya, karena tindakannya secara tidak langsung bersifat untung‑untungan, yang kemungkinan suksesnya kecil.

c. Tingkat hubungan dalam penyampaian informasi
Informasi dapat disebut pesan. Pesan terjadi karena ada penyampaian pesan dan penerima pesan. Terjadi informasi membuat terjalinnya hubungan antara penyampai pesan dan penerima pesan.

1) Tingkat yang paling rendah yang biasa disebut‑,dengan ritual.
2) Membicarakan orang lain.
3) Menyatakan gaga‑san clan pendapat.
4) Taraf dan tingkat perasaan.

MENGENAL DIRI SENDIRI DALAM BERHUBUNGAN DENGAN ORANG LAIN

a. Gaya Komunikasi
Setiap orang mempunyai keeenderungan tertentu sehubungan dengan orientasi nilainya. Picrre Cassee dalam bukunya: 'Training for the Cross Cultural Mind" menyebut ada empat orientasi nilai yang sangat besar pengaruhnya kepada cara orang berkomunikasi yaitu :


1) Orientasi kepada tindakan (disebut gaya 1)
2) Orientasi kepada proses (disebut gaya 2)
3) Orientasi kepada orang (disebut gaya 3)
4) Orientasi kepada ide (disebut gaya 4)

Penjelasan :
(1) Gaya komunikasi yang dipengaruhi oleh orientasi kepada tindakan (gaya 1). Orang yang kuat dengan gaya ini senang kepada tindakan. Mereka senang melakukan. dan menyelesaikan pekerjaan, juga senang kepada nasib pekerjaan. Mernecahkan persoalan dan memperbaiki sesuatu menjadi kesenangan.

(2) Gaya 2 adalah komunikasi yang berkaitan dengan orientasi kepada proses. Orang kuat dalam gaya ini menyukai fakta­fakta. Mereka juga senang mengorganisasikan, membuat struktur, serta menyusun strategi dan taktik.

(3) Gaya 3 adalah gaya khas yang berorientasi pada orang. Individu‑individu yang bergaya ini senang memusatkan perhatian pada proses sosial, ins­ruksi antar manusia, kerjasama, komunikasi,sistem sosial dan motivasi.

(4) Gaya 4 ditandai dengan orientasi kepada ide. Orang yang erorientasi kepada ide menyukai konsep, teori, pertukaran pikiran, inovasi, krea.tivitas serta hal‑hal yang baru dan luar biasa.

20 Juli 2008

ALKOHOL : APA DAN BAGAIMANA PERANNYA BAGI TUBUH MANUSIA?

ALKOHOL : APA DAN BAGAIMANA PERANNYA BAGI TUBUH MANUSIA?


Oleh : Nindita Jacom, cs


Editor : Daniel Robert, SST, M.Kes




BAB I. Pendahuluan

Saat ini, alcohol identik dengan minuman keras yang sudah menjadi salah satu bagian dari lifestyle masyarakat masa kini. Biasanya, di daerah yang memiliki 4 musim, minuman beralcohol dikonsumsi untuk sekadar menghangatkan tubuh. Tapi, ada juga yang menjadikannya sebagai bagian dari menu untuk perjamuan.
Di Indonesia sendiri, terlebih khusus di daerah kita Sulawesi Utara, alcohol sudah menjadi bagian lifestyle, malahan ada ungkapan yang mengatakan bahwa sebuah pesta tidak dapat dikatakan sebagai pesta apabila tidak menyajikan alcohol sebagai salah satu sajian minumannya. Bahkan, untuk acara kedukaan saja alcohol harus disediakan oleh keluarga yang berduka untuk para tamu pria yang ada.
Pada dasarnya seperti halnya zat gizi yang lain, alcohol dibutuhkan oleh tubuh, tetapi apabila penggunaannya berlebihan maka tentunya akan memberikan efek yang buruk. Hal ini dapat kita lihat dari salah satu contoh kasus yang terjadi dimana beberapa saat yang lalu ada beberapa mahasiswa yang tewas setelah mengkonsumsi minuman beralkohol.


BAB II. Pembahasan

A. Alkohol
Alkohol adalah senyawa-senyawa dimana satu atau lebih atom hidrogen dalam sebuah alkana digantikan oleh sebuah gugus -OH. Pada pembahasan kali ini, kita hanya akan melihat senyawa-senyawa yang mengandung satu gugus -OH.
Sebagai contoh:
Alkohol sering dipakai untuk menyebut etanol, yang juga disebut grain alcohol; dan kadang untuk minuman yang mengandung alkohol. Hal ini disebabkan karena memang etanol yang digunakan sebagai bahan dasar pada minuman tersebut, bukan metanol, atau grup alkohol lainnya. Begitu juga dengan alkohol yang digunakan dalam dunia famasi. Alkohol yang dimaksudkan adalah etanol. Sebenarnya alkohol dalam ilmu kimia memiliki pengertian yang lebih luas lagi.
Dalam kimia, alkohol (atau alkanol) adalah istilah yang umum untuk senyawa organik apa pun yang memiliki gugus hidroksil (-OH) yang terikat pada atom karbon, yang ia sendiri terikat pada atom hidrogen dan/atau atom karbon lain.

B. Struktur
Gugus fungsional alkohol adalah gugus hidroksil yang terikat pada karbon hibridisasi sp3. Ada tiga jenis utama alkohol - 'primer', 'sekunder, dan 'tersier'. Nama-nama ini merujuk pada jumlah karbon yang terikat pada karbon C-OH. Etanol dan metanol (gambar di bawah) adalah alkohol primer. Alkohol sekunder yang paling sederhana adalah propan-2-ol, dan alkohol tersier sederhana adalah 2-metilpropan-2-ol.
C.Jenis-jenis alkohol
Alkohol dapat dibagi kedalam beberapa kelompok tergantung pada bagaimana posisi gugus -OH dalam rantai atom-atom karbonnya. Masing-masing kelompok alkohol ini juga memiliki beberapa perbedaan kimiawi.

1. Alkohol Primer
Pada alkohol primer(1°), atom karbon yang membawa gugus -OH hanya terikat pada satu gugus alkil.
Beberapa contoh alkohol primer antara lain:

Perhatikan bahwa tidak jadi masalah seberapa kompleks gugus alkil yang terikat. Pada masing-masing contoh di atas, hanya ada satu ikatan antara gugus CH2 yang mengikat gugus -OH dengan sebuah gugus alkil.
Ada pengecualian untuk metanol, CH3OH, dimana metanol ini dianggap sebagai sebuah alkohol primer meskipun tidak ada gugus alkil yang terikat pada atom karbon yang membawa gugus -OH.

2. Alkohol sekunder
Pada alkohol sekunder (2°), atom karbon yang mengikat gugus -OH berikatan langsung dengan dua gugus alkil, kedua gugus alkil ini bisa sama atau berbeda.
Contoh:

3. Alkohol tersier
Pada alkohol tersier (3°), atom karbon yang mengikat gugus -OH berikatan langsung dengan tiga gugus alkil, yang bisa merupakan kombinasi dari alkil yang sama atau berbeda.
Contoh:

Sifat-sifat fisik alkohol
berikut ini menunjukan titik didih dari beberapa alkohol primer sederhana yang memiliki sampai 4 atom karbon.
Yakni:

Alkohol-alkohol primer ini dibandingkan dengan alkana yang setara (metana sampai butana) yang memiliki jumlah atom karbon yang sama.

Dari grafik di atas dapat diamati bahwa:
· Titik didih sebuah alkohol selalu jauh lebih tinggi dibanding alkana yang memiliki jumlah atom karbon sama.
· Titik didih alkohol meningkat seiring dengan meningkatnya jumlah atom karbon.
Pola-pola titik didih mencerminkan pola-pola gaya tarik antar-molekul.



Ikatan hidrogen
Ikatan hidrogen terjadi antara molekul-molekul dimana sebuah atom hidrogen terikat pada salah satu dari unsur yang sangat elektronegatif - fluorin, oksigen atau nitrogen.
Untuk alkohol, terdapat ikatan hidrogen antara atom-atom hidrogen yang sedikit bermuatan positif dengan pasangan elektron bebas pada oksigen dalam molekul-molekul lain.
Atom-atom hidrogen sedikit bermuatan positif karena elektron-elektron ikatan tertarik menjauh dari hidrogen menuju ke atom-atom oksigen yang sangat elektronegatif.
Pada alkana, satu-satunya gaya antar-molekul yang ada adalah gaya dispersi van der Waals. Ikatan-ikatan hidrogen jauh lebih kuat dibanding gaya-gaya tersebut sehingga dibutuhkan lebih banyak energi untuk memisahkan molekul-molekul alkohol dibanding untuk memisahkan molekul-molekul alkana.
Inilah sebab utama mengapa titik didih alkohol lebih tinggi dari alkana.

Pengaruh gaya van der Waals
- Pengaruh terhadap titik didih alkohol:
Ikatan hidrogen bukan satu-satunya gaya antar-molekul dalam alkohol. Dalam alkohol ditemukan juga gaya-gaya dispersi van der Waals dan interaksi dipol-dipol.
Ikatan hidrogen dan interaksi dipol-dipol hampir sama untuk semua alkohol, tapi gaya dispersi akan meningkat apabila alkohol menjadi lebih besar.
Gaya-gaya tarik ini menjadi lebih kuat jika molekul lebih panjang dan memiliki lebih banyak elektron. Ini meningkatkan besarnya dipol-dipol temporer yang terbentuk.
Inilah yang menjadi penyebab mengapa titik didih meningkat apabila jumlah atom karbon dalam rantai meningkat. Diperlukan lebih banyak energi untuk menghilangkan gaya-gaya dispersi, sehingga titik didih meningkat.

- Pengaruh terhadap perbandingan antara alkana dan alkohol:
Bahkan jika tidak ada ikatan hidrogen atau interaksi dipol-dipol, titik didih alkohol tetap lebih tinggi dibanding alkana sebanding yang memiliki jumlah atom karbon sama.
Bandingkan antara etana dan etanol:

Etanol memiliki molekul yang lebih panjang, dan oksigen yang terdapat dalam molekulnya memberikan 8 elektron tambahan. Struktur yang lebih panjang dan adanya atom oksigen akan meningkatkan besarnya gaya dispersi van der Waals, demikian juga titik didihnya.
Jika kita hendak membuat perbandingan yang cermat untuk mengamati efek ikatan hidrogen terhadap titik didih, maka akan lebih baik jika kita membandingkan etanol dengan propana bukan dengan etana. Propana memiliki panjang molekul yang kurang lebih sama dengan etanol, dan jumlah elektronnya tepat sama.

Kelarutan alkohol dalam air
Alkohol-alkohol yang kecil larut sempurna dalam air. Bagaimanapun perbandingan volume yang kita buat, campurannya akan tetap menjadi satu larutan.
Akan tetapi, kelarutan berkurang seiring dengan bertambahnya panjang rantai hidrokarbon dalam alkohol. Apabila atom karbonnya mencapai empat atau lebih, penurunan kelarutannya sangat jelas terlihat, dan campuran kemungkinan tidak menyatu.

Kelarutan alkohol-alkohol kecil di dalam air
Perhatikan etanol sebagai sebuah alkohol kecil sederhana. Pada etanol murni dan air murni yang akan dicampur, gaya tarik antar-molekul utama yang ada adalah ikatan hidrogen.
Untuk bisa mencampur kedua larutan ini, ikatan hidrogen antara molekul-molekul air dan ikatan hidrogen antara molekul-molekul etanol harus diputus. Pemutusan ikatan hidrogen ini memerlukan energi.
Akan tetapi, jika molekul-molekul telah bercampur, ikatan-ikatan hidrogen yang baru akan terbentuk antara molekul air dengan molekul etanol.
Energi yang dilepaskan pada saat ikatan-ikatan hidrogen yang baru ini terbentuk kurang lebih dapat mengimbangi energi yang diperlukan untuk memutus ikatan-ikatan sebelumnya.
Disamping itu, gangguan dalam sistem mengalami peningkatan, yakni entropi meningkat. Ini merupakan faktor lain yang menentukan apakah penyatuan larutan akan terjadi atau tidak.

Kelarutan yang lebih rendah dari molekul-molekul yang lebih besar
Bayangkan apa yang akan terjadi jika ada, katakanlah, 5 atom karbon dalam masing-masing molekul alkohol.
Rantai-rantai hidrokarbon menekan diantara molekul-molekul air sehingga memutus ikatan-ikatan hidrogen antara molekul-molekul air tersebut.
Ujung -OH dari molekul alkohol bisa membentuk ikatan-ikatan hidrogen baru dengan molekul-molekul air, tetapi "ekor-ekor" hidrogen tidak membentuk ikatan-ikatan hidrogen.
Ini berarti bahwa cukup banyak ikatan hidrogen awal yang putus tidak diganti oleh ikatan hidrogen yang baru.
Yang menggantikan ikatan-ikatan hidrogen awal tersebut adalah gaya-gaya dispersi van der Waals antara air dan "ekor-ekor" hidrokarbon. Gaya-gaya tarik ini jauh lebih lemah. Itu berarti bahwa energi yang terbentuk kembali tidak cukup untuk mengimbangi ikatan-ikatan hidrogen yang telah terputus. Walaupun terjadi peningkatan entropi, proses pelarutan tetap kecil kemungkinannya untuk berlangsung.
Apabila panjang alkohol meningkat, maka situasi ini semakin buruk, dan kelarutan akan semakin berkurang.



Rumus kimia umum

Rumus kimia umum alkohol adalah CnH2n+1OH'

Penggunaan
Alkohol dapat digunakan sebagai bahan bakar otomotif. Ethanol dan methanol dapat dibuat untuk membakar lebih bersih dibanding gasoline atau diesel. Alkohol dapat digunakan sebagai antifreeze di radiator. Untuk menambah penampilan Mesin pembakaran dalam, methanol dapat disuntikan kedalam mesin Turbocharger dan Supercharger. Ini akan mendinginkan masuknya udara kedalam pipa masuk, menyediakan masuknya udara yang lebih padat.
Alkohol digunakan secara luas dalam industri dan sains sebagai pereaksi, pelarut, dan bahan bakar. Ada lagi alkohol yang digunakan secara bebas, yaitu yang dikenal di masyarakat sebagai spirtus. Awalnya alkohol digunakan secara bebas sebagai bahan bakar. Namun untuk mencegah penyalahgunaannya untuk makanan atau minuman, maka alkohol tersebut didenaturasi. denaturated alcohol disebut juga methylated spirit, karena itulah maka alkohol tersebut dikenal dengan nama spirtus.



Nama-nama untuk alkohol
Ada dua cara menamai alkohol: nama umum dan nama IUPAC.
- Nama umum biasanya dibentuk dengan mengambil nama gugus alkil, lalu menambahkan kata "alkohol". Contohnya, "metil alkohol" atau "etil alkohol".
- Nama IUPAC dibentuk dengan mengambil nama rantai alkananya, menghapus "a" terakhir, dan menambah "ol". Contohnya, "metanol" dan "etanol".

Sifat fisika
Gugus hidroksil mengakibatkan alkohol bersifat polar.

Dalam peristilahan umum, "alkohol" biasanya adalah etanol atau grain alcohol. Etanol dapat dibuat dari fermentasi buah atau gandum dengan ragi. Etanol sangat umum digunakan, dan telah dibuat oleh manusia selama ribuan tahun.

Etanol
Etanol (disebut juga etil-alkohol atau alkohol saja), adalah alkohol yang paling sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Karena sifatnya yang tidak beracun bahan ini banyak dipakai sebagai pelarut dalam dunia farmasi dan industri makanan dan minuman. Etanol tidak berwarna dan tidak berasa tapi memilki bau yang khas. Bahan ini dapat memabukkan jika diminum. Etanol sering ditulis dengan rumus EtOH. Rumus molekul etanol adalah C2H5OH atau rumus empiris C2H6O.


Sejarah
Etanol telah digunakan manusia sejak zaman prasejarah sebagai bahan pemabuk dalam minuman beralkohol. Residu yang ditemukan pada peninggalan keramik yang berumur 9000 tahun dari China bagian utara menunjukkan bahwa minuman beralkohol telah digunakan oleh manusia prasejarah dari masa Neolitik.
Etanol dan alkohol membentuk larutan azeotrop. Karena itu pemurnian etanol yang mengandung air dengan cara penyulingan biasa hanya mampu menghasilkan etanol dengan kemurnian 96%. Etanol murni (absolut) dihasilkan pertama kali pada tahun 1796 oleh Johan Tobias Lowitz yaitu dengan cara menyaring alkohol hasil distilasi melalui arang.

Lavoisier menggambarkan bahwa etanol adalah senyawa yang terbentuk dari karbon, hidrogen dan oksigen. Pada tahun 1808 Saussure dapat menentukan rumus kimia etanol. Limapuluh tahun kemudian (1858), Couper menerbitkan rumus bangun etanol. Dengan demikian etanol adalah salah satu senyawa kimia yang pertama kali ditemukan rumus bangunnya.[2]


Pembuatan
Etanol dapat dibuat dengan beberapa cara sebagai berikut:
1. Etanol untuk konsumsi umumnya dihasilkan dengan proses fermentasi atau peragian bahan makanan yang mengandung pati atau karbohidrat, seperti beras, dan umbi. Alkohol yang dihasilkan dari proses fermentasi biasanya berkadar rendah. Untuk mendapatkan alkohol dengan kadar yang lebih tinggi diperlukan proses pemurnian melalui penyulingan atau distilasi. Etanol untuk keperluan industri dalam skala lebih besar dihasilkan dari fermentasi tetes, yaitu hasil samping dalam industri gula tebu atau gula bit.
2. Melalui sintesis kimia melalui antara reaksi gas etilen dan uap air dengan asam sebagai katalis. Katalis yang dipakai misalnya asam fosfat. Asam sulfat dapat juga dipakai sebagai katalis, namun dewasa ini sudah jarang dipakai.
Penggunaan
- Pelarut
- Campuran minuman (intoxicant)
- Sintesis bahan kimia lain


Metanol
Metanol, juga dikenal sebagai metil alkohol, wood alcohol atau spiritus, adalah senyawa kimia dengan rumus kimia CH3OH. Ia merupakan bentuk alkohol paling sederhana. Pada "keadaan atmosfer" ia berbentuk cairan yang ringan, mudah menguap, tidak berwarna, mudah terbakar, dan beracun dengan bau yang khas (berbau lebih ringan daripada etanol). Ia digunakan sebagai bahan pendingin anti beku, pelarut, bahan bakar dan sebagai bahan additif bagi etanol industri.
Metanol diproduksi secara alami oleh metabolisme anaerobik oleh bakteri. Hasil proses tersebut adalah uap metanol (dalam jumlah kecil) di udara. Setelah beberapa hari, uap metanol tersebut akan teroksidasi oleh oksigen dengan bantuan sinar matahari menjadi karbon dioksida dan air.


Reaksi kimia metanol yang terbakar di udara dan membentuk karbon dioksida dan air adalah sebagai berikut:
2 CH3OH + 3 O2 → 2 CO2 + 4 H2O
Api dari metanol biasanya tidak berwarna. Oleh karena itu, kita harus berhati-hati bila berada dekat metanol yang terbakar untuk mencegah cedera akibat api yang tak terlihat.
Karena sifatnya yang beracun, metanol sering digunakan sebagai bahan additif bagi pembuatan alkohol untuk penggunaan industri; Penambahan "racun" ini akan menghindarkan industri dari pajak yang dapat dikenakan karena etanol merupakan bahan utama untuk minuman keras (minuman beralkohol). Metanol kadang juga disebut sebagai wood alcohol karena ia dahulu merupakan produk samping dari distilasi kayu. Saat ini metanol dihasilkan melului proses multi tahap. Secara singkat, gas alam dan uap air dibakar dalam tungku untuk membentuk gas hidrogen dan karbon monoksida; kemudian, gas hidrogen dan karbon monoksida ini bereaksi dalam tekanan tinggi dengan bantuan katalis untuk menghasilkan metanol. Tahap pembentukannya adalah endotermik dan tahap sintesisnya adalah eksotermik.

Sejarah
Dalam proses pengawetan mayat, orang Mesir kuno menggunakan berbagai macam campuran, termasuk di dalamnya metanol, yang mereka peroleh dari pirolisis kayu. Methanol murni, pertama kali berhasil diisolasi tahun 1661 oleh Robert Boyle, yang menamakannya spirit of box, karena ia menghasilkannya melalui distilasi kotak kayu. Nama itu kemudian lebih dikenal sebagai pyroxylic spirit (spiritus). Pada tahun 1834, ahli kimia Perancis Jean-Baptiste Dumas dan Eugene Peligot menentukan komposisi kimianya. Mereka juga memperkenalkan nama methylene untuk kimia organik, yang diambil dari bahasa Yunani methy = "anggur") + hŷlē = kayu (bagian dari pohon). Kata itu semula dimaksudkan untuk menyatakan "alkohol dari (bahan) kayu", tetapi mereka melakukan kesalahan.
Kata methyl pada tahun 1840 diambil dari methylene, dan kemudian digunakan untuk mendeskripsikan "metil alkohol". Nama ini kemudian disingkat menjadi "metanol" tahun 1892 oleh International Conference on Chemical Nomenclature. Suffiks [-yl] (indonesia {il}) yang digunakan dalam kimia organik untuk membentuk nama radikal-radikal, diambil dari kata "methyl".

Pada tahun 1923, ahli kimia Jerman, Matthias Pier, yang bekerja untuk BASF mengembangkan cara mengubah gas sintesis (syngas / campuran dari karbon dioksida and hidrogen) menjadi metanol. Proses ini menggunakan katalis zinc chromate (seng kromat), dan memerlukan kondisi ekstrim —tekanan sekitar 30–100 MPa (300–1000 atm), dan temperatur sekitar 400 °C. Produksi metanol modern telah lebih effisien dengan menggunakan katalis tembaga yang mampu beroperasi pada tekanan relatif lebih rendah.
Penggunaan metanol sebagai bahan bakar mulai mendapat perhatian ketika krisis minyak bumi terjadi di tahun 1970-an karena ia mudah tersedia dan murah. Masalah timbul pada pengembangan awalnya untuk campuran metanol-bensin. Untuk menghasilkan harga yang lebih murah, beberapa produsen cenderung mencampur metanol lebih banyak. Produsen lainnya menggunakan teknik pencampuran dan penanganan yang tidak tepat. Akibatnya, hal ini menurunkan mutu bahan bakar yang dihasilkan. Akan tetapi, metanol masih menarik utuk digunakan sebagai bahan bakar bersih. Mobil-mobil dengan bahan bakar fleksibel yang dikeluarkan oleh General Motors, Ford dan Chrysler dapat beroperasi dengan setiap kombinasi etanol, metanol dan/atau bensin.


Produksi
Saat ini, gas sintesis umumnya dihasilkan dari metana yang merupakan komponen dari gas alam. Terdapat tiga proses yang dipraktekkan secara komersial.
Pada tekanan sedang 1 hingga 2 MPa (10–20 atm) dan temperatur tinggi (sekitar 850 °C), metana bereaksi dengan uap air (steam) dengan katalis nikel untuk menghasilkan gas sintesis menurut reaksi kimia berikut:
CH4 + H2OCO + 3 H2
Reaksi ini, umumnya dinamakan steam-methane reforming atau SMR, merupakan reaksi endotermik dan limitasi perpindahan panasnya menjadi batasan dari ukuran reaktor katalitik yang digunakan.
Metana juga dapat mengalami oksidasi parsial dengan molekul oksigen untuk menghasilkan gas sintesis melalui reaksi kimia berikut:
2 CH4 + O2 → 2 CO + 4 H2
reaksi ini adalah eksotermik dan panas yang dihasilkan dapat digunakan secara in-situ untuk menggerakkan reaksi steam-methane reforming. Ketika dua proses tersebut dikombinasikan, proses ini disebut sebagai autothermal reforming. Rasio CO and H2 dapat diatur dengan menggunakan reaksi perpindahan air-gas (the water-gas shift reaction):
CO + H2OCO2 + H2, untuk menghasilkan stoikiometri yang sesuai dalam sintesis metanol.
Karbon monoksida dan hidrogen kemudian bereaksi dengan katalis kedua untuk menghasilkan metanol. Saat ini, katalis yang umum digunakan adalah campuran tembaga, seng oksida, dan alumina, yang pertama kali digunakan oleh ICI di tahun 1966. Pada 5–10 MPa (50–100 atm) dan 250 °C, ia dapat mengkatalisis produksi metanol dari karbon monoksida dan hidrogen dengan selektifitas yang tinggi:
CO + 2 H2 → CH3OH
Sangat perlu diperhatikan bahwa setiap produksi gas sintesis dari metana menghasilkan 3 mol hidrogen untuk setiap mol karbon monoksida, sedangkan sintesis metanol hanya memerlukan 2 mol hidrogen untuk setiap mol karbon monoksida. Salah satu cara mengatasi kelebihan hidrogen ini adalah dengan menginjeksikan karbon dioksida ke dalam reaktor sintesis metanol, dimana ia akan bereaksi membentuk metanol sesuai dengan reaksi kimia berikut:
CO2 + 3 H2 → CH3OH + H2O
Walaupun gas alam merupakan bahan yang paling ekonomis dan umum digunakan untuk menghasilkan metanol, bahan baku lain juga dapat digunakan. Ketika tidak terdapat gas alam, produk petroleum ringan juga dapat digunakan. Di Afrika Selatan, sebuah perusahaan (Sasol) menghasilkan metanol dengan menggunakan gas sintesis dari batu bara.


Kegunaan
Metanol digunakan secara terbatas dalam mesin pembakaran dalam, dikarenakan metanol tidak mudah terbakar dibandingkan dengan bensin. Metanol campuran merupakan bahan bakar dalam model radio kontrol.
Salah satu kelemahan metanol sebagai bahan bakar adalah sifat korosi terhadap beberapa logam, termasuk aluminium. Metanol, merupakan asam lemah, menyerang lapisan oksida yang biasanya melindungi aluminium dari korosi:
6 CH3OH + Al2O3 → 2 Al(OCH3)3 + 3 H2O
Ketika diproduksi dari kayu atau bahan oganik lainnya, metanol organik tersebut merupakan bahan bakar terbarui yang dapat menggantikan hidrokarbon. Namun mobil modern pun masih tidak bisa menggunakan BA100 (100% bioalkohol) sebagai bahan bakar tanpa modifikasi. Metanol juga digunakan sebagai solven dan sebagai antifreeze, dan fluida pencuci kaca depan mobil.
Penggunaan metanol terbanyak adalah sebagai bahan pembuat bahan kimia lainnya. Sekitar 40% metanol diubah menjadi formaldehyde, dan dari sana menjadi berbagai macam produk seperti plastik, plywood, cat, peledak, dan tekstil.
Dalam beberapa pabrik pengolahan air limbah, sejumlah kecil metanol digunakan ke air limbah sebagai bahan makanan karbon untuk denitrifikasi bakteri, yang mengubah nitrat menjadi nitrogen.
bahan bakar direct-metanol unik karena suhunya yang rendah, operasi pada tekanan atmofser, mengijinkan mereka dibuat kecil. Ditambah lagi dengan penyimpanan dan penanganan yang mudah dan aman membuat metanol dapat digunakan dalam perlengkapan elektronik


Alkohol umum
1) isopropil alkohol (sec-propil alcohol, propan-2-ol, 2-propanol) H3C-CH(OH)-CH3, atau alkohol gosok
2) etilena glikol (etana-1,2-diol) HO-CH2-CH2-OH, yang merupakan komponen utama dalam antifreeze
3) gliserin (atau gliserol, propana-1,2,3-triol) HO-CH2-CH(OH)-CH2-OH yang terikat dalam minyak dan lemak alami, yaitu trigliserida (triasilgliserol)
4) Fenol adalah alkohol yang gugus hidroksilnya terikat pada cincin benzena
Alkohol pada hewan
Pada hewan alkohol paling tinggi adalah pada minyak ikan yaitu :
Ø Alkohol cetil C16H33OH
Ø Alkohol stearil C18H37OH
Ø Alkohol oleyl C18H33OH
Alcohol yang paling tinggi kandungan esterifit dengan rantai asam yang panjang adalah alcohol cetyl. Tanaman yang punya cairan biasanya ditemukan dalam daun atau benih contohnya daun kubis yang kelihatan cair yang ternyata setelah diteliti terdiri dari alkohol utama C12 dan C18C28 asterified dengan asam palmitic dan asam – asam lainya. Walaupun komponen yang dominan adalah stearyl dan ceryl alkohol C26H3OH. Pada penambahan ke alkohol yang utama C12 dan C18 C28 esterified dengan asam parmatik dan asam-asam lainnya komponen yang dominan adalah stearyl dan ceryl alkohol C26H3OH. Kedua alkohol dari ester contohnya ester of nonakosare.
Lingkaran cairan yang paling encer berfungsi untuk melindungi permukaan dari daun, batang dan benih-benih dari kekurangan cairan dan infeksi.
H2C-(CH2)24-CO-O-CH2-(CH2)24-CH3 (3,47) adalah alcohol selama penarikan dari minyak bunga matahari lilin busa yang di gerakan dengan sebuah saringan lewat tahap pendinginan selama memproduksi minyak murni yang dapat di konsumsi. Cairan-cairan minyak ini pula yang menghadirkan minyak ikan secara khusus dalam lapisan lemak, sperma ikan paus dengan minyak dari kepala ikan paus yang berisi (serfoir) dari cairan sperma cety.

Lemak Alkoxy
Alkohol paling tinggi 16 :0, 18:0 dan 18:1 bentuk mono dan diethers dengan gliserol seperti lemak-lemak alkoxy di distribusikan dengan luas dan jumlah yang kecil. Pada binatang-binatang laut dan binatang-binatang menyusui contohnya susunan yang di konfermasikan memperlihatkan dengan rumus dan susunan lemak yang murni adalah biasanya di selesaikan dengan perpecahan dengan HI yang di konsentrasikan pada temperature yang di naikan

Pengulitan
Lapisan sel epidermal biasanya di lindungi dengan kulit ari yang juga merupakan penambahan yang terletak pada cairan epicuticular yang di depositokan di atas kulit ari dalam jumlah yang banyak. Kulit ari itu terdiri dari komplek molekul yang tinggi dan polister berat yang sudah sangat siap. Solubilised dalam alkali. Susunan dari polimer adalah asam hidrosi yang menemukannya kemudian di samakan dalam penggabungan susunan.

Pengaruh Alkohol

Alkohol murni tidaklah dikonsumsi manusia. Yang sering dikonsumsi adalah minuman yang mengandung bahan sejenis alkohol, biasanya adalah ethyl alcohol atau ethanol (CH3CH2OH ). Bahan ini dihasilkan dari proses fermentasi gula yang dikandung dari malt dan beberapa buah-buahan seperti hop, anggur dan sebagainya.
Beberapa jenis minuman dan kandungan alkoholnya : - Beer :2–8% - Dry wine : 8 – 14 % - Vermouth : 18 – 20 % - Cocktail wine: 20 – 21 % - Cordial : 25 – 40 % - Spirits : 40 – 50 % Akibat Penggunaan : Bila seseorang mengkonsumsi minuman yang mengandung alkohol, zat tersebut. diserap oleh lambung, masuk ke aliran darah dan tersebar ke seluruh jaringan tubuh, yang mengakibatkan terganggunya semua sistem yang ada di dalam tubuh. Besar akibat alkohol tergantung pada berbagai faktor, antara lain berat tubuh, usia, gender, dan sudah tentu frekuensi dan jumlah alkohol yang dikonsumsi.
Efek moderat : euphoria ( perasaan gembira dan nyaman ), lebih banyak bicara dan rasa pusing
Efek setelah minum dalam jumlah besar : - banyak sekali berbicara - nausea ( ‘neg ) - muntah - sakit kepala, pusing - rasa haus - rasa lelah - disorientasi - tekanan darah menurun - refleks melambat Akibat Penggunaan – Jangka Panjang : - Kegelisahan - Gemetar / tremor - Halusinasi - Kejang-kejang - Bila disertai dengan nutrisi yang buruk, akan merusak organ vital seperti otak dan hati Catatan : - Sangat potensial menimbulkan rasa ketagihan / ketergantungan - Semakin lama penggunaan, toleransi tubuh semakin besar sehingga untuk mendapatkan efek yang sama, semakin lama semakin besar dosisnya. Bila ibu yang hamil mengkonsumsi, akan mengakibatkan bayi yang memiliki resiko lebih tinggi terhadap hambatan perkembangan mental dan ketidak-normalan lainnya, serta beresiko lebih besar menjadi pecandu alkohol saat dewasanya.

Hasil penelitian tentang alcohol

Ternyata alkohol tidak selamanya buruk. Alkohol dikatakan dapat menyelamatkan penderita rhematoid arthritis dari cacat dibanding mereka yang tidak mengonsumsinya. Demikian sebuah penelitian Scandinavia dipublikasikan.
Dalam penelitian diungkapkan, para penderita rematik yang suka mengonsumsi alkohol dalam takaran sedang, sekitar 40 hingga 45 persen lebih rendah risiko penyakit yang dideritanya menjadi makin parah dibanding yang tidak mengonsumsi alkohol. Artinya para penderita rematik ini bakal selamat dari kecacatan akibat rematik.
Di antara para penyuka alkohol, risiko ini menurun hingga 50 dan 55 persen. Yang mengejutkan, manfaat yang paling besar justru dirasakan oleh para perokok yang justru rawan menderita jenis penyakit ini. Rheumatoid arthritis diderita nyaris antara 0.5 hingga satu persen terutama di negara-negara industri.
Penyakit ini muncul saat sistem kekebalan menyerang sendi menyebabkan peradangan dan menghancurkan tulang serta katilase. Sejumlah faktor luar seperti lingkungan, rokok, dan turunan menjadi penyebab munculnya penyakit ini.
Henrik Kaellberg dari Institute of Environmental Medicine di Karolinska Institute di Stockholm mencatat bahwa riset sebelumnya menyatakan kalau alkohol justru menyebabkan proses peradangan yang memicu munculnya serangan jantung.
Para dokter menyarankan pada para pasiennya agar menghentikan kebiasaan merokok tetapi mengizinkan konsumsi alkohol. Tentu saja dengan takaran yang moderat. Konsumsi alkohol jumlah banyak meski melindungi seseorang dari rheumatoid arthritis, namun menyebabkan masalah kesehatan lain.
Selain itu, menurut penelitian alcohol dapat menghilangkan pikun. Para lansia yang mulai mengalami kerusakan kemampuan kognitif bisa mencoba untuk mengonsumsi sedikit saja alkohol setiap hari untuk mencegah terjadinya demensia (pikun).
Dalam sebuah studi yang dilaporkan dalam jurnal medis Neurology, terbukti para lansia berusia antara 65 - 84 tahun yang mengonsumsi alkohol setiap hari risiko mengalami kepikunan bisa dikurangi hingga 85 persen.
Gejala demensia yang umum dialami para lansia adalah mudah lupa, kemunduran daya nalar dan daya berbahasa, serta kesulitan dalam memutuskan sesuatu. Demensia terjadi akibat kerusakan dan degenerasi sel neuron yang dapat disebabkan oleh gangguan pembuluh darah ke otak dan pengaruh faktor genetik.
Sebanyak 1445 lansia yang mengalami kerusakan kemampuan kognitif yang mengarah pada demensia dan 121 pasien gangguan kognitif menjadi responden dalam penelitian ini. Para peneliti mengamati kesehatan mereka selama 3,5 tahun yang mulai mengonsumsi alkohol pada awal dimulainya penelitian ini.
Hasilnya, responden yang mengonsumsi alkohol sekali dalam sehari, risiko demensianya berkurang 85 persen dibandingkan dengan mereka yang tidak mengonsumsi alkohol. "Kami belum mengetahui bagaimana mekanismenya mengapa alkohol bisa melindungi pasien dari demensia. Tapi kemungkinan ini terjadi karena pengaruh pembuluh darah di otak.

BAB III. Penutup

Alkohol adalah senyawa-senyawa dimana satu atau lebih atom hidrogen dalam sebuah alkana digantikan oleh sebuah gugus -OH. Pada pembahasan kali ini, kita hanya akan melihat senyawa-senyawa yang mengandung satu gugus -OH.
Dalam kimia, alkohol (atau alkanol) adalah istilah yang umum untuk senyawa organik apa pun yang memiliki gugus hidroksil (-OH) yang terikat pada atom karbon, yang ia sendiri terikat pada atom hidrogen dan/atau atom karbon lain. Ada tiga jenis utama alkohol - 'primer', 'sekunder, dan 'tersier'.
Alkohol paling tinggi 16 :0, 18:0 dan 18:1 bentuk mono dan diethers dengan gliserol.Pada binatang-binatang laut dan binatang-binatang menyusui terdapat kandungan alcohol yang cukup tinggi.
Salah satu contoh alcohol pada hewan antara lain minyak ikan yaitu :
Ø Alkohol cetil C16H33OH
Ø Alkohol stearil C18H37OH
Ø Alkohol oleyl C18H33OH
Selain berdampak buruk, alcohol juga ternyata memiliki kegunaan, antara lain dapat menyelamatkanpenderita rhematoid arthritis dari cacat dibanding mereka yang tidak mengonsumsinya. Selain itu, ternyata alcohol dapat menyembuhkan pikun pada orang yang sudah berusia lanjut. Tentunya selama digunakan dalam batas yang wajar dan sesuai dengan kebutuhan alcohol akan bermanfaat bagi kita, tapi sebaliknya apabila digunakan berlebihan alcohol akan membawa dampak yang buruk, bahkan mungkin dapat menyebabkan kematian.

2 Juli 2008

REKOMENDASI AKG PADA ANAK SEKOLAH

REKOMENDASI AKG PADA ANAK SEKOLAH

Daniel Robert, SST, M.Kes




Latar Belakang

Sejak “konsepsi”, yaitu pertemuan “sebutir” ovum dengan “seekor” spermatozoid , maka pada saat itulah “Tuhan Yang Maha Besar” terucap di bibir kita, dan sejak saat itu pula selalu “ dipantau” oleh-Nya kelanjutan tumbuh dan kembang janin sampai ia dilahirkan dan dibesarkan menjadi orang dewasa yamg sehat.
Pada masa yang terentang antara usia 1 tahun sampai remaja boleh dikatakan sebagai periode laten, karena pertumbuhan fisik berlangsung tidak sedramatis ketika masih berstatus bayi. Makanan memegang peranan yang penting dalam tumbuh kembang anak, karena anak sedang tumbuh sehingga kebutuhannya berbeda dengan orang dewasa. Kekurangan makanan yang bergizi akan menyebabkan retardasi pertumbuhan anak. Makan yang berlebihan juga tidak baik, karena dapat menyebabkan obesitas. Kedua keadaan ini dapat meningkatkan morbiditas dan moralitas anak.
Monitoring pertumbuhan anak dengan menggunakan KMS, merupakan usaha untuk mencegah terjadinya malnutrisi pada anak. Seperti yang dikatakan oleh James Grant dari UNICEF bahwa untuk mempertahankan kelangsungan hidup seorang anak yaitu dengan : GOBI-FFF ( growth monitoring, oral rehydration, breast feeding, immunization, family planning, female education, and food supplementation).

Definisi

• AKG atau Recommended Dietary Allowance (RDA)
adalah rata-rata banyaknya energi dan zat gizi yang harus terpenuhi dari makanan setiap hari bagi hampir semua orang menurut golongan umur, jnis kelamin, ukuran tubuh dan aktivitas untuk mancapai derajat kesehatan yang optimal.
• Kebutuhan gizi (Nutrient Requirement) adalah banyaknya energi dan zat gizi minimal yang diperlukan oleh masing-masing individu untuk mempertahankan kesehatannya.

Di tahun pertama kehidupan, panjang bayi bertambah sebanyak 50 %, tetapi tidak terlipat setelah usia bertambah sampai 4 tahun. Anak yang berumur 1- 3 tahun akan mengalami pertambahan berat sebanyak 2-2,5 kg dan tinggi sebesar rata-rata 12 cm setahun (tahun kedua 12 cm, ketiga 8-9 cm). Pertambahan berat anak prasekolah (4-6 tahun) berkisar antara 0,7-2,3 kg dan tinggi 0,9-1,2 cm/ tahun sehingga menyebabkan tubuh mereka tampak "kurus". Berat pada usia 7-10 tahun bertambah sekitar 2 kg dan tinggi badan 5-6 cm setiap tahun. Menjelang pubr pertambahan berat dapt mencapai 4-4,5 kg setahun.
Pada usia ini kebanyakan anak hanya mau makan satu jenis makanan selama berminggu-minggu. Orang tua tidak boleh gusar, asal makanan tersebut dapat memenuhi kebutuhan gizi anak. Sementara itu, orang tua (atau pengasuh anak) tidak boleh jera menawarkan kembali jenis makanan lain setiap kali makan.

Tabel 2. Rumus Perkiraan Berat Badan Anak

Usia Berat Badan (kg)

lahir 3,25
03-12 bulan {Usia (bl) + 9) : 2}
01-06 tahun {Usia (th) x 2 + 8}
06-12 tahun {Usia (th) x 7 - 5} : 2



Tabel 3. Rumus Perkiraan Tinggi Badan Anak

Usia Tinggi badan (cm)
lahir 50
- 1 tahun 75
02 - 12 tahun Usia (th) x 6 + 77




Kecukupan Energi Anak

Perhitungan AKEI bagi anak-anak menurut Komisi Ahli FAO/WHO/UNU (1985) didasarkan pada konsumsi rata-rata anak sehat hasil penelitian mutakhir Ferro Luzzi dan Durnin (1981) terhadap 6.500 anak wanita dan 6000 anak pria di Negara-negara maju dan sedang berkembang.
Komisi Ahli sepakat untuk menambah nilai konsumsi anak-anak hasil penelitian Ferro Luzzi dan Durnin sebesar 5 % untuk dijadikan AKEI anak-anak. Penambahan ini dimaksudkan untuk mencapai AKEI yang layak bagi kegiatan fisik anak-anak. AKE ini menurut tingkat umur (Kal/kg (b/hr) disajikan pada Tabel 4. Cara menghitung AKEI anak-anak secara umum dirumuskan sebagai berikut :


AKEIi = (AKEi) (Bi)

Dimana:
AKEIi = Angka kecukupan energi individu bagi anak umur-i (kal/org/hr)
AKEi = Angka kecukupan energi bagi anak umur-i (Kal/Kg/B/hr)
Bi = Berat badan sehat anak umur-i









Tabel 4. Angka Kecukupan Energi Per Kilogram Berat Badan (AKE) Bagi Anak Umur 1-9 Thn
Menurut Umur Dan Jenis Kelamin

Umur Anak
(tahun) AKE anak
Pria
(kal/kg B/hr) Wanita
(kal/kg B/hr) Rata-rata
(kal/org B/hr)
1-2 104 106 105
2-3 104 102 103
3-4 99 95 97
4-5 95 92 94
5-6 92 88 90
6-7 88 83 86
7-8 83 76 80
8-9 77 69 73
9-10 72 62 67


Tabel 5. Cara Menghitung Angka Kecukupan Energi Individu (AKEI) Bagi Anak Umur 1-9 Tahun
Menurut Umur Dan Jenis Kelamin

Umur anak (tahun) Berat badan (kg) AKE (kal/kg B/hr) AKEI (kal/org/hr)
Pria Wanita Pria Wanita Pria Wanita
(1) (2) (3) (4) (1) x (3) (2) x (4)
1-2 104 106
2-3 104 102
3-4 99 95
4-5 95 92
5-6 92 88
6-7 88 83
7-8 83 76
8-9 77 69
9-10 72 62

Berat badan yang digunakan adalah berat badan sehat

Tabel 6. Contoh Perhitungan Angka Kecukupan Energi Individu (AKEI) Bagi Anak Umur 1-9
Tahun Menurut Umur Dan Jenis Kelamin

Umur anak (tahun) Berat badan (kg) AKE (kal/kg B/hr) AKEI (kal/org/hr)
Pria Wanita Pria Wanita Pria Wanita
(1) (2) (3) (4) (1) x (3) (2) x (4)
1-2 8.2 7.6 104 106 853 806
2-3 12.1 11.2 104 102 1258 1142
3-4 13.9 13.5 99 95 1476 1283
4-5 15.7 15.0 95 92 1492 1380
5-6 17.4 16.5 92 88 1601 1518
6-7 19.3 18.1 88 83 1698 1503
7-8 21.2 20.2 83 76 1760 1535
8-9 23.2 22.7 77 69 1786 1566
9-10 25.5 25.5 72 62 1836 1581



Masalah Gizi Anak

• Anemia defisiensi besi
Keadaan ini terjadi karena terlalu sedikit kandungan zat besi dalam makanan, terutama pada anak yang terlalu banyak mengonsumsi susu sehingga mengendurkan keinginan untuk menyantap makanan lain. Untuk mengatasi, diberikan suplementasi zat besi, dan dibiasakan menyantap makanan yang banyak mengandung zat besi. Selain itu, sebagian susu diganti dengan air atau air jeruk. yang dapat membantu penyerapan zat besi.

• Karies gigi
Karies gigi biasanya berlanjut sampai anak memasuki usia remaja, bahkan sampai dewasa.Makanan yang dapat dengan mudah menimbulkan karies, antara lain keripik kentang, permen (terutama permen karet), kue yang berisi krim, kue kering, dan minuman manis. Namun pada prinsipnya hal ini disebabkan apabila sesudah sesudah makan anak tidak dibiasakan segera menggosok gigi.
Upaya mencegah karies, tentu sudah jelas, yaitu menggosok gigi dengan pasta gigi berfluorida (sebaiknya segera sesudah makan), di samping tidak mengkonsumsi makanan yang lengket atau bergula. Makanan cemilan yang baik untuk gigi, antara lain buah segar, popcorn, kacang, keju, yogurt, kraker berselai kacang, air buah dan sayuran, sayuran segar, dll. Di luar ini, permen (terutama permen karet), lolipop, sereal berlapis gula, sebaiknya tidak dibiasakan untuk dicemil.

• Penyakit kronis
Penyakit yang tidak menguras cadangan energi sekalipun, jika berlangsung lama dapat mengganggu prtumbuhan karena menghilangkan nafsu makan anak.

• Berat badan berlebih
Jika tidak teratasi, berat badan berlebih (apalagi jika telah mencapai obesitas) akan berlanjut sampai remaja dan dewasa. Kelebihan berat badan anak terjadi karena ketidakseimbangan antara energi yang masuk dengan keluar, terlalu banyak makan, terlalu sedikit olahraga, atau keduanya. Kelebihan berat anak tidak boleh diturunkan, karena penyusutan berat akan sekaligus menghilangkan zat gizi yang diperlukan untuk pertumbuhan.

• Pica
Orang yang mengonsumsi sesuatu bukan makanan, semisal perca dan debu, tergolong ke dalam pica. Perilaku tersebut tidak membahayakan hidup anak sejauh dia tidak menyantap zat toksik. Pica harus dibedakan dengan "kebiasaan" anak, terutama batita, memasukkan barang ke dalam mulut.

• Televisi
Sesungguhnya bukan televisi yang menimbulkan masalah gizi, melainkan dampak tayangnya, terlebih iklan yang dilakonkan oleh anak, karena pemirsa anak yang belum dapat berpikir kritis mudah terbujuk dan hampir seketika menyukai. Satu-satunya cara yang efektif untuk menghindarkan tayangan "buruk" itu adalah dengan mematikan TV atau memindahkan saluran lain.


• Berat badan kurang
Kekurangan berat yang berlangsung pada anak yang sedang tumbuh merupakan masalah serius. Kondisi ini mencerminkan kebiasaan makan yang buruk.

• Alergi
Secara literal, alergi makanan diartikan sebagai respons tidak normal terhadap makanan yang orang biasa tidak dapat menoleransinya.Alergi makanan tidak jarang terlihat pada anak ( 5-8% ) dan dewasa ( 1-2% ), terutama mereka yang memiliki riwat keluarga sebagai penderita alergi. Angka kejadian ini akan terus meningkat, sama seperti kasus energi lain semisal atopik / asma.Bergantung pada jenis makanan yang disantap,alergi boleh jadi bersifat sementara atau bahkan menetap.Alergi yang dipicu oleh susu, kedelei, telur, dan tepung terigu, dapat reda sendiri, sementara yang disebabkan oleh kacang, ikan, dan kerang cenderung menetap. Kebanyakan elergi susu pada tahun pertama kehidupan ketika anak diperkenalkan dengan susu sapi / formula.Alergi ini juga dapat meredah sejalan dengan pertambahan usia, kecuali mereka yang bersifat "ATOPIK".
Prevalensi alergi terhadap telur diperkirahkan sekitar 1,6-2,6% dari populasi anak,di kalangan penderita dermatitis atopik. Reaksi alergi kira-kira 30 menit setelah santap, yang termanifestasi sebagai gangguan kulit (85%), saluran cerna (60%) dan pernapasan (40%).Memasuki usia sekolah,sebagian anak (44%) kembali dapat menikmati telur tanpa khawatir alergi,sementara sisanya (56&) tidak. Angka prevelensi terhadap kacang hanya menyentuh angka 0,6%. Gejala yang muncul pada kali pertama menyantap kacang terjadi kurang dari 30 menit (90%), bermanifestasi mulai dari gangguan kulit hingga pernapasan.
Gejala akan semakin berat (40%) pada santapan berikutnya sementara 20% anak yang tadinya alergi justru dapat mengunyah kacang dengan aman pada santapan berikutnya.

Tabel 7. Makanan Yang Cenderung Menyebabkan Alergi

Bayi Anak > 2 thn Anak besar / dewasa
Susu sapi Susu sapi Susu sapi
Coklat / cola Coklat / cola
Terigu Tomat, kacang polong, sitrun
Jagung Babi, putih telur, ikan,kacang


Penilaian Status Gizi

Pada prinsipnya, penilaian status gizi anak serupa dengan penilaian pada periode kehidupan lain. Pemeriksaan yang perlu lebih diperhatikan tentu saja bergantung pada bentuk kelainan yang bertalian dengan kejadian penyakit tertentu. Kurang kalori protein, misalkan lazim menjangkiti anak. Oleh karena itu pemeriksaan terhadap tanda dan gejala ke arah sana termaksud pula kelainan lain. Pemeriksaan klinis diarahkan untuk mencari kemungkinan adanya bintik bitot, xerosis konjungtiva, anemia, pembesaran kelenjar parotis, kheolosis angular, fluorosis, karies, gondok, serta hepato dan splenomengali.
Penilaian antropometri yang penting dilakukan ialah penimbangan berat dan pengukuran tinggi badan, lingkar lengan, dan lipatan kulit triseps.Pemeriksaan ini penting, terutama pada anak prasekolah yang berkelas ekonomi dan sosial rendah. Pengamatan anak usia sekolah dipusatkan terutama pada percepatan tumbuh. Uji pertumbuhan pada golongan usia ini setidaknya diselenggarakan setahun sekali, karena laju pertumbuhan pada fase ini relatif lambat. Sebagai patokan, pertambahan berat anak usia 5-10 tahun berkisar sampai 10%-nya, sementara tinggi badan hanya bertambah sekitar 2 cm setahun.
Uji biokimiawi yang penting ialah pemeriksaan kadar hemoglobin, serta pemeriksaan apusan darah untuk malaria.

Pemantauan Pertumbuhan

Pertumbuhan anak dapat diamati secara cermat dengan menggunakan “ kartu menuju sehat “ ( KMS ) balita. Kartu menuju sehat berfungsi sebagai alat bantu pemantauan gerak pertumbuhan, bukan menilai status gizi. Berbeda dengan KMS yang diedarkan Depkes RI sebelum tahun 2000, garis merah pada KMS versi tahun 2000 bukan merupakan pertanda gizi buruk, melainkan garis “kewaspadaan”. Manakalah berat badan balita tergelincir dibawah garis ini, petugas kesehatan harus melakukan pemeriksaan lanjutan terhadap indikator antropometrik lain.

Konsumsi dan Kebutuhan

Protein
Fungsi :
1. Pertumbuhan dan pemeliharaan
2. Pembentukan ikatan-ikatan esensial
3. Mengatur keseimbangan air dalam tubuh
4. Pembentukan anti bodi
5. Mengangkut zat-zat gizi
6. Menyediakan energy

Sumber protein : Bahan makanan hewani seperti susu, telur, daging sapi, unggas, ikan, kerang,dan tanaman kacang, polong – polongan dan biji – bijian.

*)Untuk kebutuhan protein dapat dilihat pada AKG



Vitamin A
Fungsi :
1. Penglihatan
2. Diferensiasi sel
3. Fungsi kekebalan
4. Pertumbuhan dan perkembangan
5. Pembentukan sel darah merah

Sumber vit. A : Hati, kuning telur, susu dan mentega.

*)Untuk kebutuhan vit. A dapat dilihat pada AKG

Vitamin D
Fungsi : Membantu pembentukan dan pemeliharaan tulang berasam vit. A dan C

Sumber vit. D : Dapat diperoleh dari sinar matahari.

*)Untuk kebutuhan vit. D dapat dilihat pada AKG

Vitamin E
Fungsi :
1. Peroksidasi lipida dan vitamin E
2. System pertahanan antioksidan
3. Merangsang reaksi kekebalan
4. Sintesis DNA

Sumber : Dapat diperoleh dari minyak tumbuh-tumbuhan.

*)Untuk kebutuhan vit. E dapat dilihat pada AKG

Vitamin K
Fungsi : Mengubah residu protein

Sumber : Hati, sayuran daun warna hijau, kacang polong, kacang buncis.

*)Untuk kebutuhan vit. K dapat dilihat pada AKG


Thiamin
Fungsi : Sebagai koenzim berbagai reaksi metabolisme energy.

Sumber : Serealia tumbuk atau setengah giling dan kacang-kacangan.

*)Untuk kebutuhan thiamin dapat dilihat pada AKG

Riboflavin
Fungsi : Mengikat asam fosfat

Sumber : Susu, keju, hati, daging.

*)Untuk kebutuhan riboflavin dapat dilihat pada AKG

Niacin
Fungsi : Bagian koenzim NAD dan NADP

Sumber : Hati, ginjal, ikan, daging, ayam, dan kacang tanah.

*)Untuk kebutuhan niacin dapat dilihat pada AKG

Vitamin B12
Fungsi : Mengubah folat menjadi bentuk aktif.

Sumber : Susu, telur, ikan, keju.

*)Untuk kebutuhan vit. B12 dapat dilihat pada AKG

Vitamin C
Fungsi :
1. Sintesis kolagen
2. Absorpsi dan metabolisme besi
3. Absorpsi kalsium
4. Mencegah infeksi

Sumber : Dapat ditemukan pada sayur dan buah yang asam seperti jeruk, nanas, dan rambutan

*)Untuk kebutuhan vit. C dapat dilihat pada AKG


Kalsium
Fungsi :
1. Pembentukan tulang dan gigi
2. Mengatur pembekuan darah
3. Katalisator reaksi biologic

Sumber : Susu dan hasil susu

*)Untuk kebutuhan kalsium dapat dilihat pada AKG

Fosfor
Fungsi :
1. Kalsifikasi tulang dan gigi
2. Absorpsi dan transportasi zat gizi
3. Pengaturan keseimbangan asam basa

Sumber : Dari makanan yang kaya akan protein

*)Untuk kebutuhan fosfor dapat dilihat pada AKG

Magnesium
Fungsi : bertindak sebagai kataliator dalam semua jaringan lunak dalam tubuh.

Sumber : Sayuran hijau, serealia tumbuk, kacang-kacangan.


Nutrisi Otak

Karbohidrat
Otak memerlukan suplai glukosa yang konstan dan tetap, yang menyuplay Energi yang di perlukan otak. Makanan berkarkarbohidrat adalah sumber terbaik,dan sebaiknya memenuhi sepertiga dari diet anak. Karbohidrat mempunyai dua bentuk : sederhana dikenal sebagai zat gula dan kompleks dikenal sebagai zat tepung. Karbohidrat dalam makanan anak sebaiknya terutama terdiri atas gula intristik dan karbohodrat kompleks yang belum dip roses di temukan dalam roti, gandum, kentang, polong – polong, pasta, beras merah, dan sayuran. Karbohidrat tak dip roses lebih baik dari pada yang diproses karena mengandung lebih banyak nutrisi dan serat, dan penting untuk otak serta membantu mempertahankan kestabilan kadar gula darah dan member energy terus – menerus dan lama.

Protein
Protein terdiri atas 25 asam amino. Delapan di antaranya dikenal sebagai asam amino esensial yang penting dalam pembuatan saraf penghubung, pembawa pesan otak sehingga vital untuk kimiawi otak dan emosi. Asam amino tyrosine yang di temukan pada ikan, produk – produk susu, telur, oatmeal, dan ayam kalkun dapat memperbaiki suasana hati lai, phenylalanine, di pakai untuk mengatur gula darah melalui insulin.


Lemak
60 % bagian otak adalah lemak yang berasal dari makanan. Jenis lemak yang di makanan anak mempengaruhi komposisi lemak dalam otaknya. Oleh kerena itu amatlah penting memasukan jenis lemak yang “tepat” dalam makanan anak sebab itu diperlukan untuk perkembangan otak dan memungkinkan anak – anak untuk berpikir, menyimpan, dan membangkitkan kembali ingatan mereka.


Penutup

Tumbuh kembang anak mengikuti pola yang sam dan tertentu, tetapi kecepatannya berbeda antara anak yang satu dengan yang lain. Kualitas tumbuh kembang anak dapat ditingkatkan dengan berbagai usah baik yang dilakukan oleh orang tua, masyarakat maupun oleh pemerintah. Selain itu,untuk membantu meningkatkan kecerdasan anak di lakukan diet dan gaya hidup yang sehat dengan memberikan pola makan yang sehat dengan memperhatikan nutrisi agar supaya anak bisa bertumbuh dan berkembang dengan baik dan memiliki kecerdasan.karena pemberian pola makan yang sehat sangat berpengaruh untuk tumbuh kembang anak. untuk itu anak di diperlukan deteksi dan penanganan dini untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia kelak.


Daftar Pustaka

1. Arisman, MB. 2004. Gizi Dalam Daur Kehidupan. Jakarta : Penerbit Buku Kedokteran EGC.
2. Martianto, Drajat. 1989. Menaksir Kecukupan Energy Dan Protein Serta Penilaian Mutu Gizi Konsumsi Pangan. Jakarta : Wirasari.
3. Soetjiningsih, 1995. Tumbuh Kembang Anak. Jakarta : Penerbit Buku Kedokteran EGC.
4. Graimes, Nicola. 2008. Brain Foods for Kids. New York : Bantam Della.
5. Almatsier, Sunita. 2005. Prinsip Dasar Ilmu Gizi. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.

REKOMENDASI AKG PADA BAYI

REKOMENDASI AKG PADA BAYI
Daniel Robert, SST, M.Kes



Latar Belakang

Ada beberapa factor yang dapat mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan janin seperti : Infeksi selama dalam kandungan, kurang gizi pada ibu hamil, penyakit ibu selama kehamilan, kebiasaan merokok, penggunaan obat-obatan yang tidak tepat serta kelainan saluran kencing (Karjati dan Kusin 1985)
Di Negara berkembang, gizi kurang pada ibu dan infeksi dalam kandungan merupakan dua penyebab bayi lahir dengan BBLR, premature dan imatur,gizi kurang pada ibu hamil memperbesar peluang kejadian komplikasi waktu melahirkan.
Berat lahir juga dipengruhi oleh tinggi badan ibu.Ibu hamil yang pertumbuhan dan perkembangannya sewaktu kanak-kanak terhambat oleh gizi kurang,efisiensi fisiologinnya lebih rendah dari pada ibu-ibu dengan cukup gizi sewaktu kanak-kanak.
Bayi yang berstatus gizi rendah (kurang/Buruk) sangat mudah terkena penyakit infeksi, yang merupakan salah satu penyebab kematian bayi tertinggi di Negara berkembang.


Definisi

Bayi adalah Anak yang berusia 0 <-12 Bulan, Bayi cukup bulan /bayi sehat. Pengertian Bayi yang cukup bulan adalah bayi yang lahir setelah 270-290 hari dalam kandungan ibu.
Ciri-cirinya;
· Berat badan 2,7-3,2 Kg
· Panjang badan 48-50 Cm
· Kulit elastic dan licin
· Mata bersinar
· Tidak cengeng

Pertumbuhan Bayi

Untuk melihat laju pertumbuhan bayi dapat di lakukan dengan dua cara yaitu:

Atropometri dan klinik.

Pemeriksaan Atropometri
Parameter Atropometri yang sering di gunakan untuk melihat laju pertumbuhan bayi adalah ; Berat Badan (BB),Tinggi Badan (TB) dan Lingkar Kepala (LK).

Pemeriksaan Klinis
¥ Pertumbuhan Gigi
Usia 8 bulan = 2 buah (2 bawah,0 Atas)
Usia 10 bulan =4 buah (2 bawah, 2 Atas)
Usia 12 bulan =6 buah (2 bawah ,4 Atas)

¥ Pertumbuhan Rambut
Diperiksa tumbuh ,warna,diameter (Tebal/Tipis) dan akar rambut (mudah di cabut atau tidak)


Konsumsi Dan Kebutuhan

Makanan bayi cukup bulan dengan kombinasi ASI/PASI
Bila Produksi ASI tidak mencukupi keutuhan bayi atau oleh karena suatu sebab ibu tidak dapat menyusakan bayinya secara lengkap, maka disamping ASI, perlu dilakukan juga PASI. PASI dapat di berikan secarah berselan – seling sesua dengan ASI atau sesuai dengan kebutuhan. Pengaturan pemberian PASI pada bayi sama dngan pengaturan pemberian pada ASI.

Makanan bayi cukup bulan dengan PASI
Bila oleh suatu sebab bayi tidak dapat memperoleh ASI,Maka bayi di berikan PASI. PASI dibuat dari susu sapi yang susunan zat gizinya sudah diubah menyerupai susunan zat gizi ASI, sehingga dapat diberikan pada bayi tanpa menyebabkan akibat sampingan.akan tetapi belum ada PASI yang dapat menyerupai ASI .

Makanan pelengkap siap pakai (INSTAN) harus memenuhi persyaratan dariFAO/WHO tentang makanan pelengkap /tambahan khusus untuk bayi antara lain :
Ö Harus mengandung semua unsur gizi utama seperti, protein (untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi), lemak dan karbohidrat(sumber energy bagi aktifitas bayi),mineral (untuk pertumbuhan tulang dan gigi yang sehat),Vitamin (Menjaga dan meningkatkan daya tahan tubuh).
Ö Masing-masing unsur tersebut terdapat dalam jumlah yang cukup (Adequante),sesuai dengan kebutuhan bayi.
Ö Diolah hanya dari bahan makanan alamih, dan bukan dari bahan makanan sentesis.
Ö Proteinnya harus bernilai biologi tinggi.
Ö Bebas dari bahan –bahan cemaran ,baik yang berasal dari bahan baku maupun produk akhirnya seperti ;Pestisida, logam berat dan zat aktif lainnya.
Ö Bebas dari kontaminasi kuman/bakteri yang berbahaya bagi kesehatan bayi.
Ö Kemasannya harus dapat memberikan perlindungan yang higienis dan dapat mempertahankan kualitas produknya.
Ö Bebas dari zat-zat tambahan sintesis seperti : zat pengawet, pewarna, rasa buatan dll.
Ö Dalam kemasan harus tercantum batas waktu kadaluarsa.Komposisi zat gizi, bahan baku dan aturan pakai.


Cara Sederhana Menghitung Kebutuhan Energi Bayi
Berat Jumlah Energi
0,10 Kg 100 kkl/Kg BB
11-20Kg 1000 kkl + (50 kkal/Kg BB diatas 10 Kg )
>20 Kg 1500 kkl + (20 kkal/Kg BB diatas 20 kg



Pengertian Angka Kecukupan Gizi (AKG)

AKG atau Recomendet Dietary Allowance (RDA) adalah rata-rata banyaknya dan zat gizi yang harus terpenuhi dari makanan setiap hari, bagi hamper setiap orang menurut golongan umur,jenis kelamin,ukuran tubuh dan aktifitas untuk mencapai derajat kesehatan yang optimal. Kebutuhan gizi (Nutrien Requerement) adalah banyaknya energy dan zat gizi minimal yang diperlukan oleh masing-masing indevidu untuk mempertahankan kesehatannya.

Kelebihan AKG Dan Kegunaannya

Untuk menilai kecukupan gizi yang telah dicapai oleh penduduk /golongan masyarakat tertentu melalui komsumsi makanannya kita dapat membuat perencanaan pemberian makanan instusi srta membuat perencanaan pangan tingkat regional maupun nasional dan sebagai patokan dalam pembutan label gizi makanan kemasan.

Angka Kecukupan Gizi Pada Bayi :

1. 0 - 6 Bulan

Protein : 10
Vitamin A : 375
Vitamin D : 5
Vitamin E : 4
Vitamin K : 5
Thiamin : 0,3
Riboflafin : 0,3
Niacin : 2
Asam Folat : 65
Piridoksin : 0,1
Vitamin B12 : 0,4
Vitamin C : 40
Kalsium : 200
Fosfor : 100
Mangnesiun : 25
Besi : 0,5
Yodium : 90
Seng : 1,3
Selinium : 5
Mangan : 0,003
Flour : 0,01

2. 7 - 11 Bulan
Protein : 15
Vitamin A : 400
Vitamin D : 5
Vitamin E : 5
Vitamin K : 10
Thiamin : 0,4
Riboflafin : 0,4
Niacin : 4
Asam Folat : 80
Piridoksin : 0,3
Vitamin B12 : 0,5
Vitamin C : 40
Kalsium : 400
Fosfor : 225
Magenesium : 55
Besi : 7
Yodium : 90
Seng : 7,5
Selenium : 10
Mangan : 0,6
Flour : 0,4


Terjemahan AKG Dalam Anjuran Makan Sehari (AMS)

Anjuran makan sehari (AMS) = Daftar anjuran makanan satu hari untuk berbagai golongan umur pembagian makanan didalam DAMS adalah sebagai berikut :

Nasi = 200 gr atau padanannya
Lauk = ikan = 50 gr atau padanannya
Tempe = 50 gr atau padanannya
Sayur = 100 gr atau padanannya
Buah = Pepaya = 100 gr atau padanannya
Susu = 200 gr atau padanannya
Terjemahan AKG

Dalam DBMP 9 (Daftar Bahan Makanan Penukar) memuat 7 (tujuh) golongan bahan makanan,dengan jumlah yang dinyatakan dalam daftar yang mempunyai nilai dan zat gizi relative sama.Oleh karena itu satu sama lain dapat saling menukar 1(satu) penukar (IP) pembagian kelompok dalam DBMP sebagai berikut :
1. Golongan 1 = bahan makanan sumber karbohidrat (IP=175 kalori 4 gr,Protein 40 gr hidrat arang)
2. Golongan 2 = bahan makanan sumber protein hewani (IP =90 kalori,10 gr Protein 6 gr lemak)
3. Golongan 3 = bahan makanan sumber nabati (IP = 80 kalori, 6 gr protein,3 gr lemak hidrat arang)
4. Golongan 4 = sayuran kelompok A (mengandung sedikit kalori protein dan karbohidrat). Sayur ini boleh digunakan sekedar (bebas).Sayur kelompok B (IP =50 kalori,35 gr protein,10 gr hidrat arang)
5. Golongan 5 = buah-buahan (IP = 40 kkl,10gr hidrat arang)
6. Golongan 7 = minyak (Ip =45 kalori, 5 gr Lemak)

Rekomendasi Kebutuhan Energi Dan Zat Gizi

Kebutuhan energy dan zat gizi

Kebetuhan energy dan zat gizi bagi bayi dapat dilihat pada daftar kecukupan gizi yang dianjurkan (DKGA ,1993) secara sederhana kita dapat menghitung kebutuhan energy dan zat gizi bagi bayi sebagai berikut :
1. Energi
Kebutuhan energy relative besar dari pada orang dewasa per Kg BB nya. Kebutuhan energy untuk bayi sekitar 100-120 kalori /Kg BB hari. Energi tersebut dalam tubuh digunakan untuk :
- Basal metabolism = 50%, energy basal meningkat 10% tiap kenaikan suhu tubuh 1 C
- Specific Dynamik Action (SDA)= 5-10%
- Pertumbuhan = 12%
- Aktifitas fisik = 25 %
- Terbuang melalui Feses = 10%

2. Protein
Protein bagi bayi adalah sebagai sumber asam amino esensial yang diperlukan untuk :
- Pertumbuhan dan membentuk protein dalam serum,enzim,hormone dan antibody.
- Mengganti sel-sel yang rusak,aus dan mati.
- Memelihara keseimbangan asam basa dan cairan Tubuh.
- Sumber energy.
Kebutuhan protein bayi 2,5 gr/Kg BB/hari

3. Lemak
Selain sebagai sumber energy bagi bayi, yang penting adalah sebagai sumber asam lemak esensial yaitu : linoleat,kebutuhan lemak adalah 15-20% dari total energi sebanyak 1-2% berasal dari asam lemak esensial (linoleat) yang dibutuhkan untuk pertumbuhan dan pemeliharaan kulit.

4. Karbohidrat
Merupakan sumber energy yang utama,kebutuhan energy yang berasal dari karbohidrat sekitar 60-70 % dari total energy. Pada ASI/PASI sebanyak 40-50% energy berasal dari karbohidrat dalam bentuk laktosa.

5. Air
Merupakan zat gizi yang penting bagi bayi karena:
- Air merupakan bagian terbesar dari tubuh
- Bayi dan anak lebih mudah tersasang penyakit yang menyebabkan kehilangan air dalam jumlah yang banyak misalnya :diare,muntah dan sebagainya.

Standart Kebutuhan Gizi

- Kalori : 100-120 per kilogram berat badan
Bila berat badan bayi naik 8 kilogram maka kebutuhannya : 8 x 100/120 = 800/960 kkl.
- Protein = 1,5 – 2 gram per kilogram berat badan bila berat badan bayi 8 kilogram maka kebutuhannya 8 x 1,5/2 = 12/16 : 4 =3/4 gram
- Karbohidrat = 50-60 persen dari total kebutuhan kalori sehari.
Bila kebutuhan kalori sehari 800 kkl,maka 50%-nya = 400 : 4 = 100 gram
- Lemak : 20% dari total kalori
Bila kebutuhan kalori sehari 800 kkl. Maka 20%-nya = 160 : 40 = 40 gram.


Penutup

Dengan memperhatikan gizi pada bayi melalui pengamatan pertumbuhan , konsumsi dan kebutuhan energy serta zat gizi untuk tumbuh kembang bayi juga dapat meningkatkan kualitas hidup pada bayi serta mencegah berbagai penyakit pada bayi. Dengan semakin berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi, maka kebutuhan energy dan zat gizi sangat penting untuk dapat mencegah terjadinya gizi buruk pada bayi.

Daftar Pustaka

1. Konsultan Ahli ; Pritasari, Ahli gizi dari Politehknik kesehatan Jakarta II.
2. AKRE . J. 1990 Pemberiaan makanan untuk bayi (Terj .Sri Durjati B) Perkumpulan Perinatologi Indonesia Jakarta.
3. Muhilai, Jalal,F. dan Hardinasyah. 1998. Angka Kecukupan Gizi yang dianjurkan. Prosiding Widyakarya Nasional Pangan dan Gizi VI. Lembaga ilmu Pengetahuan Indonesia, Jakarta. Serpong 17-20 Februari 1998.