7 September 2008

TEKNIK BERKOMUNIKASI

1. PENDAHULUAN
Sepanjang waktu kita sernua melakukan komunikasi. Tidak ada untuk menghentikan proses komunikasi. Proses itu saja terjadi di kala kita menghendakinya; bahkan ada mengatakan di waktu kita sendirianpun kita berkomunikasi diri kita sendiri.
Komunikasii adalah suatu tingkah laku perbuatan atau kegiatan penyampaian atau pengoperan lambang‑lambang yang mengandung, makna atau arti. Atau perbuatan penyampaian gagasan atau informasi dari seseorang kepada orang lain. Atau pemindahan atau penyampaian informasi mengenai pikiran dan perasaan­ perasaan.
Jika perhatikan pengertian komunikasi di atas maka dan berpikir merupakan dasar dalam komunikasi,sebab setiap komunikasi yang bertujuan bermula dari suatu pikiran dan ide.

2. INFORMASI

a. Sifat‑sifat informasi
Untuk dapat menyajikan informasi yang terpilih maka harus diketahui sifat‑sifat informasi. Sifat‑sifat informasi adalah sebagai berikut:

1) Informasi yang relevan dan yang tidak relevan. yang dimaksud.
2) Informasi dapat berguna dan kurang berharga i
3) Informasi dapat tepat waktunya dapat pul tidak tepat waktunya.
4) Informasi dapat valid da‑n dapat tidak valid


b. Faedah informasi
Setiap orang dalam setiap saat akan mengambil ke­putusan untuk mengambil keputusan yang tepat memerlukan Informasi yang relevan, berguna, tepat dan benar. Dengan demikian informasi merupakan bahan baku untuk mengambil keputusan. Pengambil­an keputusan oleh seseorang tanpa informasi yang relevan, berguna, tepat dan benar berarti seseorang mempertaruhkan dana yang dipercayakan kepadanya, karena tindakannya secara tidak langsung bersifat untung‑untungan, yang kemungkinan suksesnya kecil.

c. Tingkat hubungan dalam penyampaian informasi
Informasi dapat disebut pesan. Pesan terjadi karena ada penyampaian pesan dan penerima pesan. Terjadi informasi membuat terjalinnya hubungan antara penyampai pesan dan penerima pesan.

1) Tingkat yang paling rendah yang biasa disebut‑,dengan ritual.
2) Membicarakan orang lain.
3) Menyatakan gaga‑san clan pendapat.
4) Taraf dan tingkat perasaan.

MENGENAL DIRI SENDIRI DALAM BERHUBUNGAN DENGAN ORANG LAIN

a. Gaya Komunikasi
Setiap orang mempunyai keeenderungan tertentu sehubungan dengan orientasi nilainya. Picrre Cassee dalam bukunya: 'Training for the Cross Cultural Mind" menyebut ada empat orientasi nilai yang sangat besar pengaruhnya kepada cara orang berkomunikasi yaitu :


1) Orientasi kepada tindakan (disebut gaya 1)
2) Orientasi kepada proses (disebut gaya 2)
3) Orientasi kepada orang (disebut gaya 3)
4) Orientasi kepada ide (disebut gaya 4)

Penjelasan :
(1) Gaya komunikasi yang dipengaruhi oleh orientasi kepada tindakan (gaya 1). Orang yang kuat dengan gaya ini senang kepada tindakan. Mereka senang melakukan. dan menyelesaikan pekerjaan, juga senang kepada nasib pekerjaan. Mernecahkan persoalan dan memperbaiki sesuatu menjadi kesenangan.

(2) Gaya 2 adalah komunikasi yang berkaitan dengan orientasi kepada proses. Orang kuat dalam gaya ini menyukai fakta­fakta. Mereka juga senang mengorganisasikan, membuat struktur, serta menyusun strategi dan taktik.

(3) Gaya 3 adalah gaya khas yang berorientasi pada orang. Individu‑individu yang bergaya ini senang memusatkan perhatian pada proses sosial, ins­ruksi antar manusia, kerjasama, komunikasi,sistem sosial dan motivasi.

(4) Gaya 4 ditandai dengan orientasi kepada ide. Orang yang erorientasi kepada ide menyukai konsep, teori, pertukaran pikiran, inovasi, krea.tivitas serta hal‑hal yang baru dan luar biasa.